Bank Dunia Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi China Jadi 8,5%
Rabu, 30 Juni 2021 - 11:31 WIB
"Namun, China masih menghadapi banyak tantangan jangka menengah, antara lain hambatan demografis, pertumbuhan produktivitas yang melambat, tingkat ketidaksetaraan yang tinggi dan kerentanan sosial yang tersisa," ungkap laporan tersebut seperti dikutip dari Global Times, Rabu (30/6/2021).
Baca Juga: India Kerahkan 50.000 Tentara ke Perbatasan dengan China
Laporan tersebut mengusulkan bahwa pertumbuhan berkualitas tinggi dapat dicapai dengan memperkuat serangkaian reformasi seperti sistem pajak yang lebih progresif, investasi dalam modal manusia dan jaring pengaman sosial yang lebih kuat untuk mengurangi ketimpangan pendapatan, dan transisi ke pertumbuhan rendah karbon dengan manfaat yang luas dapat dilakukan. didukung oleh penggunaan harga karbon yang lebih luas bersama dengan investasi hijau yang ditingkatkan.
"Reformasi struktural didorong dengan meningkatkan akses pasar di sektor jasa yang relatif tertutup, yang akan membantu meningkatkan persaingan, mendorong inovasi, dan mendorong pertumbuhan produktivitas," tulis laporan tersebut.
Baca Juga: India Kerahkan 50.000 Tentara ke Perbatasan dengan China
Laporan tersebut mengusulkan bahwa pertumbuhan berkualitas tinggi dapat dicapai dengan memperkuat serangkaian reformasi seperti sistem pajak yang lebih progresif, investasi dalam modal manusia dan jaring pengaman sosial yang lebih kuat untuk mengurangi ketimpangan pendapatan, dan transisi ke pertumbuhan rendah karbon dengan manfaat yang luas dapat dilakukan. didukung oleh penggunaan harga karbon yang lebih luas bersama dengan investasi hijau yang ditingkatkan.
"Reformasi struktural didorong dengan meningkatkan akses pasar di sektor jasa yang relatif tertutup, yang akan membantu meningkatkan persaingan, mendorong inovasi, dan mendorong pertumbuhan produktivitas," tulis laporan tersebut.
(fai)
Lihat Juga :