BUMN Beri Kontribusi Rp3.295 T, Erick Minta Penyertaan Modal Negara Ditambah
Kamis, 08 Juli 2021 - 14:03 WIB
PMN BUMN sepanjang periode tersebut, kata Erick, hanya menyentuh 4% saja atau sebesar Rp147 triliun. Karenanya, Erick menilai seyogianya ada keseimbangan antara PMN dengan kontribusi BUMN.
Misalnya, pada tahun 2020 nilai dana segar yang disuntik pemerintah mencapai 80%. Anggaran itu akan difokuskan untuk program restrukturisasi, penugasan dan pengembangan bisnis perusahaan.
Baca Juga: Gus Baha Jelaskan Risiko Patungan Kurban Sapi untuk 7 Orang
"Kita bisa lihat untuk 2020-2024, tentu yang menarik sekarang kok dividen dan PMN-nya seimbang. Ada tiga catatan di sini bahwa nomor satu, banyak sekali penugasan yang diberikan kepada BUMN yang selama ini kalau dilihat dari PMN-nya itu untuk tahun 2022 saja adalah hampir 80%. Dimana, restrukturisasi 6,9%," ungkap Erick.
Misalnya, pada tahun 2020 nilai dana segar yang disuntik pemerintah mencapai 80%. Anggaran itu akan difokuskan untuk program restrukturisasi, penugasan dan pengembangan bisnis perusahaan.
Baca Juga: Gus Baha Jelaskan Risiko Patungan Kurban Sapi untuk 7 Orang
"Kita bisa lihat untuk 2020-2024, tentu yang menarik sekarang kok dividen dan PMN-nya seimbang. Ada tiga catatan di sini bahwa nomor satu, banyak sekali penugasan yang diberikan kepada BUMN yang selama ini kalau dilihat dari PMN-nya itu untuk tahun 2022 saja adalah hampir 80%. Dimana, restrukturisasi 6,9%," ungkap Erick.
(fai)
Lihat Juga :