Sri Mulyani Akan Jaga Sumber Pembiayaan Defisit APBN
Senin, 13 April 2020 - 14:01 WIB
Dia melanjutkan, pemerintah juga menggunakan sumber pembiayaan yang berasal dari lembaga bilateral dan multilateral untuk memperbaiki portofolio risiko utang negara. "Pembiayaan dari pasar obligasi baik dalam maupun luar negeri (global) dilakukan dengan kehati-hatian tinggi dan bersifat oportunistik terutama dalam kondisi pasar yang sangat tidak stabil," paparnya.
Dia menekankan Kementerian Keuangan terus berkomitmen untuk menjaga prinsip kehati-hatian, akuntabilitas dan transparansi dalam menjaga APBN yang sustainabel. APBN adalah instrumen yang penting bagi tercapainy tujuan bernegara dan untuk menjaga negara dalam menghadapi berbagai tantangan berat seperti yang saat ini terjadi, yaitu ancaman Covid-19.
"Dengan ikhtiar yang maksimal untuk terus menjaga Indonesia, disertai doa kepada Allah SWT agar kita semua diberikan tuntunan, kemudahan dan kesabaran dalam mengatasi tantangan yang tidak ringan ini," tandasnya.
Dia menekankan Kementerian Keuangan terus berkomitmen untuk menjaga prinsip kehati-hatian, akuntabilitas dan transparansi dalam menjaga APBN yang sustainabel. APBN adalah instrumen yang penting bagi tercapainy tujuan bernegara dan untuk menjaga negara dalam menghadapi berbagai tantangan berat seperti yang saat ini terjadi, yaitu ancaman Covid-19.
"Dengan ikhtiar yang maksimal untuk terus menjaga Indonesia, disertai doa kepada Allah SWT agar kita semua diberikan tuntunan, kemudahan dan kesabaran dalam mengatasi tantangan yang tidak ringan ini," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :