Ikut 'Jualan' Vaksinasi Covid-19, Saham Prodia Meroket

Minggu, 11 Juli 2021 - 17:30 WIB
Foto/ArifJulianto/SINDOnews
JAKARTA - Harga saham PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) mengalami kenaikan yang cukup fantastis pada pekan terakhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) , 5 hingga 9 Juli 2021. Data BEI menunjukkan saham emiten kesehatan itu melonjak 90,22%, ditutup di level Rp8.750 dibandingkan minggu lalu yang berada di harga Rp4.600. Volume perdagangan mencapai 19,23 juta lembar saham.

Salah satu sentimen kenaikan saham itu adalah keikutsertaan Prodia sebagai faskes dalam program vaksinasi gotong-royong di sejumlah daerah di Indonesia. Keputusan itu tentu saja akan memengaruhi pendapatan perseroan.



Baca juga:PPKM Darurat, Kafe di Cibinong Buka Tengah Malam dan Pengunjungnya Mabuk-mabukkan

"Sebagai wujud komitmen Prodia mendukung pemerintah untuk memperbesar cakupan vaksinasi Covid-19 di Indonesia, kami siap bermitra dengan badan usaha, baik swasta maupun BUMN untuk layanan vaksinasi gotong-royong di fasilitas layanan kesehatan Prodia," kata Dewi Muliaty, Direktur Utama Prodia, di Jakarta, dikutip Minggu (11/7/2021).

Selama PPKM Darurat, Prodia mencatatkan kenaikan jumlah permintaan layanan home service sekitar 2-3 kali lipat. Selain itu, permintaan tes esoteric juga meningkat dua kali lipat per 7 Juli 2021 ditambah pemesanan tes kesehatan melalui Prodia Mobile yang meningkat tiga kali lipat.

Pada kuartal I 2021, jumlah kunjungan ke Prodia meningkat mencapai 833.260 dengan pemeriksaan mencapai 4,2 juta. Selain itu, jumlah permintaan tes esoterik juga melonjak 279,7% menjadi 516.711 tes.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!