Erick Thohir Menjawab Tuduhan Komersialisasi Vaksinasi Berbayar Individu

Selasa, 13 Juli 2021 - 16:14 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menjawab tuduhan adanya komersialisasi vaksinasi gotong royong individu yang akan digelar PT Kimia Farma Tbk. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menjawab tuduhan adanya komersialisasi vaksinasi gotong royong individu yang akan digelar PT Kimia Farma Tbk,. Dalam skema vaksinasi itu, masyarakat harus membayar Rp879.140 untuk memperoleh dua dosis vaksin.

Erick menegaskan, tidak ada komersialisasi dalam pelaksanaan vaksinasi gotong royong, baik untuk individu ataupun untuk karyawan perusahaan swasta.



"Kemarin ada tuduhan, oh ini jangan-jangan ini vaksin sumbangan, oh ini masya Allah, saya rasa, saya dan tim saya bukan dari bagian seperti itu. Kita gak mungkin vaksin sumbangan dikomersialisasikan, masya Allah," ujar Erick di Jakarta, Selasa (13/7/2021).

Baca Juga: Vaksin Berbayar, Moeldoko: Yang Mampu Silakan, Bisa Kurangi Beban Negara
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!