Hasil Nego Tarif Resiprokal Trump? Pertamina Dipacu Impor Minyak AS hingga 30%

Selasa, 20 Mei 2025 - 18:35 WIB
loading...
Hasil Nego Tarif Resiprokal...
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendorong PT Pertamina (Persero) mengimpor crude oil alias minyak mentah dari Amerika Serikat (AS). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendorong PT Pertamina (Persero) mengimpor crude oil alias minyak mentah dari Amerika Serikat (AS). Aksi korporasi ini sejalan dengan upaya penguatan kerja sama Indonesia dan Negeri Paman Sam -julukan AS-.

Selain itu, rencana BUMN minyak dan gas bumi (migas) mengambil minyak mentah dari AS disebabkan oleh minimnya porsi impor crude oil Pertamina terhadap AS, yakni di kisaran 4%. Belakangan seperti diketahui Indonesia sedang melakukan negosiasi terhadap AS terkait tarif resiprokal Donald Trump .

Menteri BUMN, Erick Thohir menyebut, persentase impor crude oil lebih rendah dibandingkan dengan liquified petroleum gas (LPG). Proyeksinya, impor minyak mentah Pertamina dari AS bisa naik menjadi 25 hingga 30%.

Baca Juga: Prabowo: Dalam 5 Tahun Harus Swasembada BBM, Tak Perlu Impor!

Menurut dia, ada ruang untuk meningkatkan jumlah tersebut, bagian dari upaya diversifikasi sumber energi sekaligus menyeimbangkan struktur perdagangan energi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Rupiah Tembus Rp17.930...
Rupiah Tembus Rp17.930 per Dolar AS, Risiko Impor Minyak Makin Besar
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Rekomendasi
Telkom Runners Teguhkan...
Telkom Runners Teguhkan Semangat BISA pada Peringatan HUT Ke-61 Telkom Indonesia
Rangkaian Kegiatan MPLS...
Rangkaian Kegiatan MPLS SD 2026, Salam Sapa hingga Operasi Semut
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
Berita Terkini
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
Said Iqbal Berhasil...
Said Iqbal Berhasil Bertemu Purbaya: Sodorkan Draf Reformasi Pajak JHT, Buruh Batal Demo Besok
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved