Industri Asuransi Dukung Pencapaian Target Produksi Minyak 1 Juta Bph di 2030
Rabu, 14 Juli 2021 - 15:23 WIB
"Industri asuransi sebagai penanggung risiko telah banyak berperan dalam mendukung kegiatan hulu migas hingga saat ini, bahkan di era BP Migas," ujarnya.
Baca Juga: Luhut Sebut, Oktober Jokowi Akan Groundbreaking Kawasan Industri Hijau Terbesar
Dikaitkan dengan target produksi minyak 1 juta bph dan gas 12 BSCFD di 2030 mendatang, sambung dia, dukungan industri asuransi akan semakin penting. "Dukungan ini tentunya dari sisi penyelesaian klaim yang ada dalam polis. Selama ini asuransi terbukti mampu menunaikan kewajibannya, hal ini tentu bisa meminimalisir kerugian KKKS," tuturnya.
Arief juga mengapresiasi konsorsium asuransi yang mampu menekan preminya serendah mungkin, khususnya di tengah situasi ekonomi saat ini. "Kami juga mengapresiasi tim di SKK Migas yang telah menegosiasikan lagi premi ini. Tentunya ini semua untuk kemajuan sektor hulu migas nasional," tandasnya.
Baca Juga: Luhut Sebut, Oktober Jokowi Akan Groundbreaking Kawasan Industri Hijau Terbesar
Dikaitkan dengan target produksi minyak 1 juta bph dan gas 12 BSCFD di 2030 mendatang, sambung dia, dukungan industri asuransi akan semakin penting. "Dukungan ini tentunya dari sisi penyelesaian klaim yang ada dalam polis. Selama ini asuransi terbukti mampu menunaikan kewajibannya, hal ini tentu bisa meminimalisir kerugian KKKS," tuturnya.
Arief juga mengapresiasi konsorsium asuransi yang mampu menekan preminya serendah mungkin, khususnya di tengah situasi ekonomi saat ini. "Kami juga mengapresiasi tim di SKK Migas yang telah menegosiasikan lagi premi ini. Tentunya ini semua untuk kemajuan sektor hulu migas nasional," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :