Konsisten Perkuat Tata Nilai, Pertamina Raih Penghargaan pada AKHLAK Award 2021
Jum'at, 16 Juli 2021 - 15:52 WIB
Konsisten Perkuat Tata Nilai, Pertamina Raih Penghargaan pada AKHLAK Award 2021
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) meraih penghargaan "AKHLAK Award 2021" untuk kategori Indeks Keseimbangan Fokus Organisasi dengan nilai A atau 100 persen (High Positive Balance Index). Pertamina dinilai sebagai BUMN yang memiliki fokus kinerja yang terintegrasi dan tersebar secara merata pada enam kesadaran yakni Meaning Purpose, Sustainablity, Relationship, Performance, Growth dan Common Goals.
Akhlak Award bertujuan untuk membawa BUMN jadi world Class Corporation yang bisa bersaing di tingkat global. Acara diselenggarakan oleh ACT Consulting International dan penilaian menggunakan Metode- Akhlak Culture Health Index-ACHI.
Menteri BUMN Erick Thohir dalam sambutannya mengatakan AKHLAK menjadi pijakan agar BUMN bisa adaptif keluar dari Comfort Zone. Transformasi diperlukan secara menyeluruh tidak hanya model bisnis dan operasionalnya, tetapi yang terpenting transformasi Human Capital. Jika tidak berubah, lanjut Erick Thohir, BUMN bisa saja mengalami keruntuhan. Runtuhnya BUMN akan berdampak buruk kepada layanan masyarakat, yang harusnya bisa didapatkan dengan mudah
“Kita dapat amanah kelola kekayaan Negara yang jumlahnya sangat besar. Jadi penopang ekonomi dan lokomotif bangsa juga agen pembangunan,” kata Erick.
Akhlak Award bertujuan untuk membawa BUMN jadi world Class Corporation yang bisa bersaing di tingkat global. Acara diselenggarakan oleh ACT Consulting International dan penilaian menggunakan Metode- Akhlak Culture Health Index-ACHI.
Menteri BUMN Erick Thohir dalam sambutannya mengatakan AKHLAK menjadi pijakan agar BUMN bisa adaptif keluar dari Comfort Zone. Transformasi diperlukan secara menyeluruh tidak hanya model bisnis dan operasionalnya, tetapi yang terpenting transformasi Human Capital. Jika tidak berubah, lanjut Erick Thohir, BUMN bisa saja mengalami keruntuhan. Runtuhnya BUMN akan berdampak buruk kepada layanan masyarakat, yang harusnya bisa didapatkan dengan mudah
“Kita dapat amanah kelola kekayaan Negara yang jumlahnya sangat besar. Jadi penopang ekonomi dan lokomotif bangsa juga agen pembangunan,” kata Erick.
Lihat Juga :