Lifting Migas Semester I/2021 Capai 1,64 MBOEPD, 3 Insentif Disiapkan
Jum'at, 16 Juli 2021 - 20:29 WIB
"Melalui Program FTG, telah ada tambahan minyak rata-rata 1.900 BOPD. Tambahan ini di luar rencana tambahan yang direncanakan dalam WP&B (Work, Program, & Budget) 2021. Ke depan, kami akan meneruskan Program FTG dan juga mengajak KKKS untuk melakukan akselerasi WP&B-nya sehingga diharapkan target APBN 2021 dapat terpenuhi," ujar Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto dalam konferensi pers, Jumat (16/7/2021).
Baca Juga: Blusukan ke Pertamina Cepu, Kepala SKK Migas Minta Proyek Gas JTB Segera On-Stream
Selain program FTG, usaha lain yang dilakukan SKK Migas untuk mengejar capaian target adalah mengupayakan 3 insentif hulu migas agar dapat disetujui oleh pemerintah.
Dwi menuturkan, SKK Migas akan mengupayakan ketiga insentif hulu migas agar dapat disetujui oleh pemerintah. Adapun ketiga insentif tersebut adalah tax holiday untuk pajak penghasilan di semua wilayah kerja migas.
Lalu penyesuaian biaya pemanfaatan Kilang LNG Badak sebesar USD0,22 per MMBTU, dan dukungan dari kementerian yang membina industri pendukung hulu migas (industri baja, rig, jasa dan service) terhadap pembahasan pajak bagi usaha penunjang kegiatan hulu migas.
Baca Juga: Blusukan ke Pertamina Cepu, Kepala SKK Migas Minta Proyek Gas JTB Segera On-Stream
Selain program FTG, usaha lain yang dilakukan SKK Migas untuk mengejar capaian target adalah mengupayakan 3 insentif hulu migas agar dapat disetujui oleh pemerintah.
Dwi menuturkan, SKK Migas akan mengupayakan ketiga insentif hulu migas agar dapat disetujui oleh pemerintah. Adapun ketiga insentif tersebut adalah tax holiday untuk pajak penghasilan di semua wilayah kerja migas.
Lalu penyesuaian biaya pemanfaatan Kilang LNG Badak sebesar USD0,22 per MMBTU, dan dukungan dari kementerian yang membina industri pendukung hulu migas (industri baja, rig, jasa dan service) terhadap pembahasan pajak bagi usaha penunjang kegiatan hulu migas.
(akr)
Lihat Juga :