Bahlil Pastikan Bantu Microsoft Bangun Pusat Data di Indonesia

Senin, 19 Juli 2021 - 21:05 WIB
Foto/ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia , dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat, melakukan pertemuan dengan Microsoft di Washington DC untuk membahas perkembangan rencana investasi membangun pusat data di Indonesia. Pertemuan ini dihadiri oleh Vice President of Azure Global Microsoft Mark Jacobsohn dan secara daring turut bergabung Presiden Direktur Microsoft Indonesia Haris Izmee.

Bahlil mengapresiasi komitmen yang direncanakan Microsoft untuk Indonesia seperti yang pernah dikemukakan tahun lalu oleh CEO Microsoft saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Jakarta.



Baca juga:Israel Berambisi Ikuti Jejak China Mendarat di Sisi Terjauh Bulan

“Kami menjalankan hasil pertemuan Bapak Jokowi dengan Microsoft. Presiden Jokowi menginginkan Microsoft masuk ke Indonesia. Semuanya kami akan bantu, dalam konteks agar aturan diperhatikan dan ditegakkan. Dengan tetap memperhatikan kolaborasi dengan UMKM, pengusaha daerah, maupun pengusaha nasional lain,” kata Bahlil di Jakarta, Senin (19/7/2021).

Bahlil menegaskan bahwa berdasarkan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU CK) seluruh proses perizinan investasi yang dilakukan melalui sistem OSS dan perizinan di daerah, seluruhnya akan dibantu oleh Kementerian Investasi/BKPM. Bahlil pun menyampaikan kepada Microsoft bahwa UU CK mewajibkan program kemitraan antara investor dengan UMKM.

“Sesuai perintah UU CK, setiap investasi harus ada kolaborasi dengan pengusaha daerah, tapi yang profesional. Jadi setiap investasi yang masuk betul-betul memberikan dampak dan bermanfaat,” tambah Bahlil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!