Kesadaran Menggunakan BBM Kualitas Tinggi Terus Meningkat
Kamis, 22 Juli 2021 - 10:03 WIB
Meski pemrograman AI akan membuat mesin lebih fleksibel terhadap kualitas BBM yang dikonsumsi, namun pada dasarnya BBM RON rendah merugikan, terutama dalam jangka panjang. "Tetapi tetap saja ada batasnya. Dan konsuensinya terhadap kinerja yang menurun, efisensi menurun, dan emisi memburuk," kata Iman yang juga anggota Komite Teknis Bahan Bakar Fosil dan Nabati itu.
Untuk itu, Imam mengingatkan pentingnya menggunakan BBM dengan angka oktan tinggi, tidak hanya bagi kendaraan roda empat, namun juga sepeda motor. Karena spesifikasi mesin kendaraan keluaran terbaru memang dirancang untuk BBM dengan RON yang tinggi.
"Kalau mesinnya dirancang untuk oktan tinggi maka harus mempergunakan BBM dengan angka oktan tinggi. Jika tidak, maka akan terjadi off-design operation atau operasi mesin di luar perancangan," jelas dia.
Hal senada juga dikatakan oleh Pengamat otomotif Anton Fiat. Pihaknya terus mengajak pengendara beralih menggunakan BBM RON tinggi, seperti Pertamax Series. Pasalanya tak hanya membuat kendaraan mondar mandiri ke bengkel, penggunaan RON rendah bisa meningkatkan risiko kerusakan mesin yang fatal.
Tak hanya itu, kendaraan juga bakal lebih terdengar kasar sehingga bisa menyebankan menurunkan performa atau unjuk kerja kendaraan bila konsusmsi BBM RON rendah. "Secara otomatis itu akan mempengaruhi kepada kualitas udara. Udara pun akan menjadi kotor secara tak kasat mata," kata dia.
Berdasarkan data IQAir.com pada 19 Juli 2021 pukul 04.00 WIB indeks kualitas udara Jakarta tercatat mencapai 162 dalam katagori tidak sehat dan menempati uratan pertama sebagai udara terburuk dunia. Sementara konsentrasi polusi PM 2.5 tercatat mencapai 76,2 µg/m³.
Parahnya lagi, buruknya kualitas udara Jakarta ini juga dinilai bisa menimbulkan kesehatan mental. Buktinya, Vaay – perusahaan produsen produk suplemen kesehatan dan CBD yang berbasis di Berlin – memasukkan Jakarta dalam daftar 10 kota dengan tingkat stres tertinggi di dunia pada 2021. Berdasarkan laporan The Least and Most Stressful Cities Index 2021, Jakarta berada di posisi sembilan dengan skor akhir 41,8 dari skala 0-100 poin. Semakin rendah skornya, maka tingkat stres di kota tersebut kian tinggi.
Untuk itu, Imam mengingatkan pentingnya menggunakan BBM dengan angka oktan tinggi, tidak hanya bagi kendaraan roda empat, namun juga sepeda motor. Karena spesifikasi mesin kendaraan keluaran terbaru memang dirancang untuk BBM dengan RON yang tinggi.
"Kalau mesinnya dirancang untuk oktan tinggi maka harus mempergunakan BBM dengan angka oktan tinggi. Jika tidak, maka akan terjadi off-design operation atau operasi mesin di luar perancangan," jelas dia.
Hal senada juga dikatakan oleh Pengamat otomotif Anton Fiat. Pihaknya terus mengajak pengendara beralih menggunakan BBM RON tinggi, seperti Pertamax Series. Pasalanya tak hanya membuat kendaraan mondar mandiri ke bengkel, penggunaan RON rendah bisa meningkatkan risiko kerusakan mesin yang fatal.
Tak hanya itu, kendaraan juga bakal lebih terdengar kasar sehingga bisa menyebankan menurunkan performa atau unjuk kerja kendaraan bila konsusmsi BBM RON rendah. "Secara otomatis itu akan mempengaruhi kepada kualitas udara. Udara pun akan menjadi kotor secara tak kasat mata," kata dia.
Berdasarkan data IQAir.com pada 19 Juli 2021 pukul 04.00 WIB indeks kualitas udara Jakarta tercatat mencapai 162 dalam katagori tidak sehat dan menempati uratan pertama sebagai udara terburuk dunia. Sementara konsentrasi polusi PM 2.5 tercatat mencapai 76,2 µg/m³.
Parahnya lagi, buruknya kualitas udara Jakarta ini juga dinilai bisa menimbulkan kesehatan mental. Buktinya, Vaay – perusahaan produsen produk suplemen kesehatan dan CBD yang berbasis di Berlin – memasukkan Jakarta dalam daftar 10 kota dengan tingkat stres tertinggi di dunia pada 2021. Berdasarkan laporan The Least and Most Stressful Cities Index 2021, Jakarta berada di posisi sembilan dengan skor akhir 41,8 dari skala 0-100 poin. Semakin rendah skornya, maka tingkat stres di kota tersebut kian tinggi.
Lihat Juga :