Tak Ada Temuan Baru, Batu Bara RI Bisa Habis 65 Tahun Lagi
Selasa, 27 Juli 2021 - 11:05 WIB
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Sejalan dengan langkah menekan penurunan emisi gas rumah kaca yang berasal dari sektor energi, Kementerian ESDM mencari terobosan baru melalui penggunaan teknologi berbasis energi bersih. Hal ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan batu bara di Indonesia.
Baca Juga: Harta Karun Batu Bara RI Paling Banyak di Kalimantan
Saat ini cadangan batu bara Indonesia mencapai 38,84 miliar ton. Dengan rata-rata produksi batu bara sebesar 600 juta ton per tahun, maka umur cadangan batu bara masih 65 tahun lagi apabila diasumsikan tidak ada temuan cadangan baru.
"Salah satu upaya pemerintah saat ini adalah mendorong agar batu bara dimanfaatkan dengan tetap memperhatikan lingkungan. Kita selalu berusaha menggunakan teknologi batubara dengan cara yang lebih bersih," ujar Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ridwan Djamaluddin dalam webinar, Senin Malam (26/7/2021).
Baca Juga: Harta Karun Batu Bara RI Paling Banyak di Kalimantan
Saat ini cadangan batu bara Indonesia mencapai 38,84 miliar ton. Dengan rata-rata produksi batu bara sebesar 600 juta ton per tahun, maka umur cadangan batu bara masih 65 tahun lagi apabila diasumsikan tidak ada temuan cadangan baru.
"Salah satu upaya pemerintah saat ini adalah mendorong agar batu bara dimanfaatkan dengan tetap memperhatikan lingkungan. Kita selalu berusaha menggunakan teknologi batubara dengan cara yang lebih bersih," ujar Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ridwan Djamaluddin dalam webinar, Senin Malam (26/7/2021).
Lihat Juga :