Susun Peta Jalan, Erick Tohir Pastikan Holding Geothermal Jalan Terus

Rabu, 28 Juli 2021 - 13:03 WIB
Dia menegaskan, masing-masing perusahaan harus memiliki roadmap dan mempunyai tolak ukur yang membawahi gagasan eco lifestyle. "Masing-masing harus punya roadmap ke situ dan masing-masing punya tolak ukurnya, termasuk Pertamina dan turunannya," tutur dia.

Erick mencatat, saat ini terjadinya transisisi kelistrikan dari fosil ke energi terbarukan. PT PLN (Persero) pun menjadi perusahaan negara yang cukup dominan mendorong realisasi EBT hingga 2060. EBT sendiri akan dijalankan sesuai dengan perkembangan permintaan listrik di dalam negeri. Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mencatat, pengembangan EBT memerlukan pertimbangan dari beberapa hal. Misalnya, keselarasan pasokan dan permintaan, potensi energi setempat, keekonomian, keandalan, ketahanan energi nasional, serta keberlanjutannya.

Baca Juga: Serikat Pekerja PLN Tolak Rencana Holding Pembangkit Listrik

Dari sektor kelistrikan, saat ini tercatat sebesar 300 Terawatt hour (TWh) dengan kapasitas pembangkit terpasang sebesar 63 Gigawatt (GW). Dari porsi tersebut, masih terdapat pembangkit berbahan bakar fosil sebesar 21 GW yang merupakan bagian dari proyek 35 GW yang akan beroperasi sampai dengan perjanjian jual beli tenaga listrik (Power Purchase Agreement/PPA) berakhir.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!