Tangani Limbah B3, Pindad Kembangkan Pembakar Sampah Tanpa Asap
Rabu, 04 Agustus 2021 - 19:35 WIB
Foto/Ilustrasi
JAKARTA - PT Pindad (Persero) tengah mengembangkan produk pembakar sampah tanpa asap, Stungta x Pindad. Produk tersebut digunakan untuk mengolah limbah berbahaya dan beracun (B3).
Direktur Utama Pindad, Abraham Mose menyebut, Stungta x Pindad merupakan produk hasil kerjasama antara Pindad dengan PT Top Tekno Indo. Alat ini diproduksi karena banyaknya permintaan dari pemerintah daerah untuk pembakar sampah, khususnya di Bandung, Jawa Barat.
Oleh karena itu, sebelum terjadi pandemi Covid-19 pun perseroan bersama Top Tekno Indo sudah melakukan pengembangan. “Pengembangan Stungta sudah berjalan bahkan sebelum pandemi karena banyaknya permintaan dari Pemda untuk pembakaran sampah di Kota Bandung," ungkap Abraham, Rabu (4/8/2021).
Baca juga: Kondisi Darurat Limbah B3 Medis Covid-19, Titah Presiden ke Luhut: Bangun Insinerator
Manajemen pun berharap, Stungta x Pindad dapat menjadi produk solusi atas pengelolaan sampah dan menyelesaikan permasalahan limbah B3 di Tanah Air.
Produk tersebut pun mendapat apresiasi dari pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PSLB3 KHLH), Kementerian Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, hingga Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang melakukan peninjauan langsung ke lokasi produksi. Kunjungan tersebut sekaligus menindaklanjuti pembahasan produksi Stungta x Pindad.
Direktur Utama Pindad, Abraham Mose menyebut, Stungta x Pindad merupakan produk hasil kerjasama antara Pindad dengan PT Top Tekno Indo. Alat ini diproduksi karena banyaknya permintaan dari pemerintah daerah untuk pembakar sampah, khususnya di Bandung, Jawa Barat.
Oleh karena itu, sebelum terjadi pandemi Covid-19 pun perseroan bersama Top Tekno Indo sudah melakukan pengembangan. “Pengembangan Stungta sudah berjalan bahkan sebelum pandemi karena banyaknya permintaan dari Pemda untuk pembakaran sampah di Kota Bandung," ungkap Abraham, Rabu (4/8/2021).
Baca juga: Kondisi Darurat Limbah B3 Medis Covid-19, Titah Presiden ke Luhut: Bangun Insinerator
Manajemen pun berharap, Stungta x Pindad dapat menjadi produk solusi atas pengelolaan sampah dan menyelesaikan permasalahan limbah B3 di Tanah Air.
Produk tersebut pun mendapat apresiasi dari pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PSLB3 KHLH), Kementerian Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, hingga Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang melakukan peninjauan langsung ke lokasi produksi. Kunjungan tersebut sekaligus menindaklanjuti pembahasan produksi Stungta x Pindad.
Lihat Juga :