Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi, Himbara Perkuat Sinergi
Sabtu, 07 Agustus 2021 - 22:00 WIB
"Kami di bank terus membuat program strategis bagaimana memanfaatkan digital platform agar memudahkan eksport. Dengan menggunakan jaringan kami untuk mempertemukan dengan UMKM dengan calon buyer. Kami juga akan mengoptimalkan BNI Xpora untuk memberdayakan UMKM yang belum bisa ekspor untuk berorientasi ekspor, serta jaringan BNI di luar negeri akan menjadi etalase eksportir, dan tempat untuk membuka pasar dengan buyer," ujarnya.
Baca Juga: PPKM Level 4 Terus Diperpanjang, Bansos Perlu Diperbesar
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Haru Koesmahargyo juga memberikan apresiasi kepada pemerintah, regulator, dan para stakeholder yang telah pro aktif bahu-membahu dalam mendukung kebijakan pro pasar sehingga pada kuartal II/2021, Indonesia berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam satu dekade terakhir.
Haru menjelaskan sektor perumahan sendiri merupakan bisnis yang tangguh di tengah pandemi. Apalagi, pemerintah dan regulator memberikan stimulus kebijakan yang mendorong sektor perumahan.
Terbukti ketika ekonomi terkontraksi pada kuartal sebelumnya, sektor real estate tumbuh di level 2,31 persen yoy pada kuartal II/2020 dan 1,25 persen di kuartal IV/2020. Ketika ekonomi tumbuh positif, lanjut Haru, sektor real estate pun ikut melaju sebesar 2,82 persen yoy pada kuartal II/2021.
“Sebagai bank yang berfokus di sektor pembiayaan perumahan, kami berkomitmen akan terus berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk memperbaiki ekosistem perumahan sehingga dapat mendorong percepatan pencapaian target penyediaan rumah di Indonesia tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tutur Haru.
Untuk mengoptimalkan momentum pemulihan ekonomi ini, Haru berkomitmen perseroan yang dipimpinnya akan terus berupaya memperbaiki ekosistem perumahan agar dapat memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat Indonesia khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Selain fokus untuk mendukung pembiayaan rumah bagi MBR, Bank BTN juga tengah berfokus untuk menyiapkan pembiayaan hunian bagi para millenial di urban kota yang terintegrasi TOD atau sarana transportasi dengan harga terjangkau.
Baca Juga: PPKM Level 4 Terus Diperpanjang, Bansos Perlu Diperbesar
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Haru Koesmahargyo juga memberikan apresiasi kepada pemerintah, regulator, dan para stakeholder yang telah pro aktif bahu-membahu dalam mendukung kebijakan pro pasar sehingga pada kuartal II/2021, Indonesia berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi dalam satu dekade terakhir.
Haru menjelaskan sektor perumahan sendiri merupakan bisnis yang tangguh di tengah pandemi. Apalagi, pemerintah dan regulator memberikan stimulus kebijakan yang mendorong sektor perumahan.
Terbukti ketika ekonomi terkontraksi pada kuartal sebelumnya, sektor real estate tumbuh di level 2,31 persen yoy pada kuartal II/2020 dan 1,25 persen di kuartal IV/2020. Ketika ekonomi tumbuh positif, lanjut Haru, sektor real estate pun ikut melaju sebesar 2,82 persen yoy pada kuartal II/2021.
“Sebagai bank yang berfokus di sektor pembiayaan perumahan, kami berkomitmen akan terus berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk memperbaiki ekosistem perumahan sehingga dapat mendorong percepatan pencapaian target penyediaan rumah di Indonesia tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tutur Haru.
Untuk mengoptimalkan momentum pemulihan ekonomi ini, Haru berkomitmen perseroan yang dipimpinnya akan terus berupaya memperbaiki ekosistem perumahan agar dapat memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat Indonesia khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Selain fokus untuk mendukung pembiayaan rumah bagi MBR, Bank BTN juga tengah berfokus untuk menyiapkan pembiayaan hunian bagi para millenial di urban kota yang terintegrasi TOD atau sarana transportasi dengan harga terjangkau.
(nng)
Lihat Juga :