New Normal, Bappenas Siapkan Protokol Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19

Jum'at, 29 Mei 2020 - 13:19 WIB
Kemudian yang ketiga adalah surveilans yang cukup. Jadi jumlah tes spesimen Covid-19 harus cukup. Menteri Bappenas, kata Subandi telah mengusulkan ke WHO mengenai jumlah rata-rata tes yang harus dipenuhi. “Itu satu dari 1000, nah Bappenas meniru negara dengan jumlah penduduk seperti Indonesia yaitu Brazil. Yaitu kita 3.500 per 1 juta penduduk kita harus disediakan tesnya,” ungkapnya.

Sehingga, kata Subandi jumlah pengetesan Covid-19 di Indonesia harus miimal salah satu hari mencapai 940 ribu. Namun, pengetesan di Indonesia baru mencapai 290 ribu per hari. “Jadi ini tes kita yang kita butuhkan itu minimal 940 ribu test dan kita sekarang per kemarin itu baru 290 ribu, jadi belum sepertiganya,” terang dia.

Kemudian, dari tiga kriteria tersebut Bappenas saat ini sedang menyiapkan dashboard yang menggunakan data yang dikoordinasikan oleh sistem Bersama Lawan Covid-19 yang ada di Gugus Tugas. “Jadi ini yang kita digunakan dan untuk menganalisa apakah suatu daerah, artinya sudah di bawah nol atau belum. Artinya ini untuk alat monitoring dan evaluasi,” ujar Subandi.

Menteri Bappenas, ungkap Subandi kemarin sudah mengumpulkan seluruh Kepala Bappeda Kabupaten/Kota dan Provinsi untuk mengkoordinasikan data Covid-19 di setiap daerah. “Jadi kita juga meminta dukungan untuk menyiapkan data realtime data harian yang disampaikan ke BLC. Jadi data ini adalah syarat kita agar analisa kredibel,” tambahnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!