Peningkatan Harga Nikel Bikin NICL Pede, Laba Tahun 2020 Naik 36,6%

Rabu, 18 Agustus 2021 - 12:07 WIB
PT PAM Mineral Tbk (NICL) berhasil mencatatkan peningkatan kinerja operasional di tahun 2020 dimana berhasil mencatatkan laba operasional Rp.45,8 miliar atau meningkat 36,6%. Foto/Dok
JAKARTA - PT PAM Mineral Tbk (NICL) berhasil mencatatkan peningkatan kinerja operasional di tahun 2020. Berdasarkan laporan keuangan tahun 2020 yang telah diaudit, NICL berhasil mencatatkan laba operasional Rp.45,8 miliar atau meningkat 36,6% dibandingkan dengan laporan keuangan in-house 2020 yakni Rp.33,5 miliar.

Sedangkan laba bersih di tahun 2020 sebesar Rp.32 miliar atau lebih tinggi 12,5% dibandingkan laporan keuangan in-house 2020, yang telah diterbitkan NICL pada laporan sebelumnya, yang hanya mencatatkan laba bersih sebesar Rp.28,4 miliar.



Peningkatan ini disebabkan adanya penurunan nilai beban pokok penjualan pada laporan in-house 2020 NICL yang tercatat sebesar Rp.147,9 miliar sedangkan berdasarkan laporan audit NICL, beban pokok penjualan tercatat sebesar Rp.116,6 miliar atau lebih rendah 21,2%.

Baca Juga: Tesla Lebih Memilih Nikel Asal Australia, Kok Bukan Indonesia?

Hal ini tentunya juga menopang gross profit dan operating profit yang lebih besar dibandingkan yang tercatat pada buku inhouse. Margin gross profit dan operating profit NICL masing-masing sebesar 50,3% dan 36,6%.

Selain itu, NICL juga mencatatkan nilai aset lancar yang lebih tinggi pada laporan buku audit. Total nilai aset lancar NICL sebesar Rp.124,1 miliar, lebih tinggi sebesar 11,9% dibandingkan dengan nilai asset lancar pada buku in-house 2020 yang hanya sebesar Rp.110,8 miliar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!