Erick Thohir Sebut Utang Pemerintah ke BUMN Rp90 T Belum Dibayar
Jum'at, 29 Mei 2020 - 20:16 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan banyak piutang BUMN yang belum dibayar oleh pemerintah. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat masih banyak piutang BUMN yang belum dibayarkan oleh pemerintah. Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, lebih dari separuhnya merupakan piutang BUMN yang belum dibayar pemerintah selama 3-4 tahun ke belakang.
Hal ini seiring perbincangan beberapa pihak soal stimulus yang dikucurkan untuk BUMN di tengah pandemi corona (Covid-19). Tercatat, pemerintah memberikan dana Rp152 triliun untuk beberapa BUMN, meliputi pencairan piutang, dana talangan dan penyertaan modal negara (PMN).
“Kemarin kami dari BUMN yang minta ke pemerintah awalnya tolong utangnya dibayar. Rp90 triliun lebih utang pemerintah dibayarkan setelah 3-4 tahun, selama ini belum dibayar," ujar Erick di Jakarta, Jumat (29/5/2020).
Dia melanjutkan, kebanyakan piutang BUMN tersebut berasal dari perusahaan sektor energi, seperti listrik dan bahan bakar minyak, sehingga penting untuk roda ekonomi apalagi pertumbuhan dunia usaha.
Hal ini seiring perbincangan beberapa pihak soal stimulus yang dikucurkan untuk BUMN di tengah pandemi corona (Covid-19). Tercatat, pemerintah memberikan dana Rp152 triliun untuk beberapa BUMN, meliputi pencairan piutang, dana talangan dan penyertaan modal negara (PMN).
“Kemarin kami dari BUMN yang minta ke pemerintah awalnya tolong utangnya dibayar. Rp90 triliun lebih utang pemerintah dibayarkan setelah 3-4 tahun, selama ini belum dibayar," ujar Erick di Jakarta, Jumat (29/5/2020).
Dia melanjutkan, kebanyakan piutang BUMN tersebut berasal dari perusahaan sektor energi, seperti listrik dan bahan bakar minyak, sehingga penting untuk roda ekonomi apalagi pertumbuhan dunia usaha.
Lihat Juga :