Gembleng Alutsista, Sri Mulyani Suntik Modal PT PAL Rp1,3 Triliun

Senin, 23 Agustus 2021 - 23:07 WIB
Mandat tersebut sebagai upaya pemerintah melalui PAL Indonesia tidak saja membangun alutsista laut, tapi juga membangun kemandirian teknologi industri pertahanan Indonesia. Saat ini, perseroan tengah memproduksi Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 Meter batch 3, 5, san 6 yang rencananya diluncurkan tahun ini.

"Kalau batch ke 3, yaitu KCR ke 5 dan 6 sedang dalam pembangunan. Direncanakan diluncurkan tahun ini. Kalau kapal batch sebelumnya secara bertahap dilakukan pelengkapan sistem sensor dan senjatanya," ujar ujar Kadep Hubungan Masyarakat PAL Indonesia, Utario Esna Putra, saat dikonfirmasi.

Berbeda dengan batch sebelumnya, pada kontrak pembangunan batch 3 tidak hanya meliputi pembangunan platform, namun juga termasuk pada instalasi sistem sensor dan senjata.

Kapal KCR 60 Meter batch 3 memiliki panjang 60 meter, lebar 8,10 meter. Kapal tersebut mampu mengakomodasi kru sebanyak 55 orang. Kapal tersebut memiliki berat 500 ton dan dapat melaju dengan kecepatan maksimal 28 knot pada kondisi full load serta endurance 5 hari.

Bahkan, memiliki jarak jelajah 2400 Nm pada kecepatan 20 knot. Fungsi utama kapal KCR adalah pengamanan wilayah maritim dan dinilai relevan dengan karakteristik geografi Indonesia. Sebelumnya perseroan telah membangun 3 unit platform KCR 60 Meter yang merupakan bagian dari proyek pembangunan batch 1 yaitu KRI Sampari-628, KRI Tombak-629, dan KRI Halasan-630.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!