Tol Dalam Kota Akan Dongkrak Perekonomian Jakarta
Selasa, 24 Agustus 2021 - 22:42 WIB
Tol Dalam Kota Akan Dongkrak Perekonomian Jakarta
JAKARTA - Pembangunan jalan tol dalam kota dapat mendongkrak ekonomi di tengah pandemi Covid-19 karena dapat mendorong mobilitas orang dan barang. "Tol ini menghubungkan sentra-sentra ekonomi di DKI Jakarta seperti Pelabuhan Tanjung Priok, KEK Marunda, kawasan bisnis Tanah Abang," kata Komisaris PT Jakarta Tollroad Development (JTD) Trisna Muliadi dalam keterangan tertulisnya Selasa (24/8/2021).
PT JTD sendiri merupakan pemegang hak konsesi enam ruas jalan tol dalam kota Jakarta berdasarkan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) yang ditandatangani pada 25 Juli 2014. PT JTD merupakan anak usaha Pembangunan Jaya yang dibelakangnya terdiri dari PT Jaya Real Property Tbk sebesar 28,85%, PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk sebesar 20,50%, PT Pembangunan Jaya Infrastruktur sebesar 17,76%, PT Pembangunan Jaya sebesar 14,44%, PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk sebesar 11,96%, PT Jaya Land sebesar 4,05%, dan BUMD DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo sebesar 2,43%.
(Baca Juga : Percepatan Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Solo Perlu Didukung )
Trisna mengatakan, tol dalam kota Jakarta nantinya terbagi menjadi enam ruas dengan total panjang 69,78 kilometer yang dibagi dalam tiga tahapan yakni tahapan pertama ruas Semanan-Sunter dan Sunter-Pulogebang sepanjang 20,38 kilometer. Kemudian tahap kedua meliputi ruas Duri Pulo-Kampung Melayu dan Ulujami Tanah-Abang sepanjang 20 kilometer. Sedangkan untuk tahap tiga meliputi ruas Kemayoran – Kampung Melayu, dan Pasar Minggu – Casablanca sepanjang 17 kilometer.
PT JTD sendiri merupakan pemegang hak konsesi enam ruas jalan tol dalam kota Jakarta berdasarkan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) yang ditandatangani pada 25 Juli 2014. PT JTD merupakan anak usaha Pembangunan Jaya yang dibelakangnya terdiri dari PT Jaya Real Property Tbk sebesar 28,85%, PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk sebesar 20,50%, PT Pembangunan Jaya Infrastruktur sebesar 17,76%, PT Pembangunan Jaya sebesar 14,44%, PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk sebesar 11,96%, PT Jaya Land sebesar 4,05%, dan BUMD DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo sebesar 2,43%.
(Baca Juga : Percepatan Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Solo Perlu Didukung )
Trisna mengatakan, tol dalam kota Jakarta nantinya terbagi menjadi enam ruas dengan total panjang 69,78 kilometer yang dibagi dalam tiga tahapan yakni tahapan pertama ruas Semanan-Sunter dan Sunter-Pulogebang sepanjang 20,38 kilometer. Kemudian tahap kedua meliputi ruas Duri Pulo-Kampung Melayu dan Ulujami Tanah-Abang sepanjang 20 kilometer. Sedangkan untuk tahap tiga meliputi ruas Kemayoran – Kampung Melayu, dan Pasar Minggu – Casablanca sepanjang 17 kilometer.
Lihat Juga :