Kementan dan RNI Kompakan Perkuat Cadangan Hortikultura
Jum'at, 27 Agustus 2021 - 14:46 WIB
Ilustrasi petani sayuran organik. Foto/Dok SINDOnews/Ahmad Antoni
JAKARTA - Pembentukan Holding BUMN Pangan terus diperkuat. Di sektor pertanian, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) sebagai calon induk holding diminta memperkuat pendistribusian hasil hortikultura .
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) dan manajemen perseroan pun sudah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pengembangan cadangan hasil hortikultura.
Baca juga: Erick Thohir Minta BUMN Kawal Karir para Atlet
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kerja sama tersebut merupakan keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat khususnya dalam menyediakan nutrisi dari sumber pangan hortikultura yang sehat.
“Saya yakin apa yang kita lakukan hari ini ini adalah kontribusi kita semua bagi bangsa. Untuk menghadirkan kehidupan negara yang lebih baik, dan kehidupan rakyat yang semakin sejahtera dengan menyediakan nutrisi dari sumber pangan hortikultura yang sehat,” ujarnya, Jumat (27/8/2021).
Mentan menyadari pandemi Covid-19 telah merubah tatanan sosial kehidupan. Dia pun mengingatkan agar pertanian Indonesia harus tetap berjalan dengan manajemen modern. “Pertanian tidak bisa dilakukan seperti cara-cara yang lama. Pertanian harus dihandle lebih kuat,” tandas pria asal Sulawesi.
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) dan manajemen perseroan pun sudah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pengembangan cadangan hasil hortikultura.
Baca juga: Erick Thohir Minta BUMN Kawal Karir para Atlet
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kerja sama tersebut merupakan keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat khususnya dalam menyediakan nutrisi dari sumber pangan hortikultura yang sehat.
“Saya yakin apa yang kita lakukan hari ini ini adalah kontribusi kita semua bagi bangsa. Untuk menghadirkan kehidupan negara yang lebih baik, dan kehidupan rakyat yang semakin sejahtera dengan menyediakan nutrisi dari sumber pangan hortikultura yang sehat,” ujarnya, Jumat (27/8/2021).
Mentan menyadari pandemi Covid-19 telah merubah tatanan sosial kehidupan. Dia pun mengingatkan agar pertanian Indonesia harus tetap berjalan dengan manajemen modern. “Pertanian tidak bisa dilakukan seperti cara-cara yang lama. Pertanian harus dihandle lebih kuat,” tandas pria asal Sulawesi.
Lihat Juga :