Halal Hub di Rest Area, Erick Thohir: Lokasi Ini Terbuka Bagi Semua Pelaku Usaha
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 14:54 WIB
Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Erick Thohir menekankan, bakal terus menyediakan pusat-pusat penjualan produk halal yang mudah diakses segala lapisan masyarakat dengan harga terjangkau dan bersaing. Foto/Dok
PURWAKARTA - Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Erick Thohir menekankan, bakal terus menyediakan pusat-pusat penjualan produk halal yang mudah diakses segala lapisan masyarakat dengan harga terjangkau dan bersaing. Hal ini disampaikan saat meresmikan Halal Hub di Rest Area 72A, Tol Jakarta-Padalarang, Sabtu (28/8).
Untuk menjadikan Indonesia sebagai halal hub memang dibutuhkan pendekatan yang lebih makro. Namun demikian, agar masyarakat di negara yang mayoritas muslim ini mengenal lebih dekat dan menggunakan produk-produk halal diperlukan implementasi dalam skala mikro.
Baca Juga: Utamakan Pasar Produk Halal Dalam Negeri
Pencanangan perdana Halal Hub di area yang kerap digunakan pelintas jalan tol untuk beristirahat dan mengisi bahan bakar ini merupakan terobosan untuk menjembatani dan menjadi wadah bagi para pelaku usaha mengenalkan aneka produk halal.
"Peresmian rest area 72A sebagai Halal Hub ditujukan untuk menjadi wadah para pelaku usaha halal yang merupakan elemen penting dalam menggerakkan pasar industri halal agar usahanya makin berkembang. Lokasi ini terbuka bagi semua pelaku usaha halal yang memerlukan lokasi untuk menjual produk sekaligus mengedukasi masyarakat agar kesadaran akan halal terus meningkat," jelas Erick Thohir yang juga menjabat Menteri BUMN.
Menurut rencana, Halal Hub di rest area 72A diproyeksikan mampu menampung 1.000 pelaku usaha halal mulai dari sektor kecil hingga menengah. Tempat ibadah dan arena komunitas bagi kaum muslim juga siap dibangun, sehingga rest area yang terletak di sisi kiri pada rute perjalanan yang selalu ramai di akhir pekan atau masa liburan itu akan menjadi daya tarik baru bagi pengunjung.
Untuk menjadikan Indonesia sebagai halal hub memang dibutuhkan pendekatan yang lebih makro. Namun demikian, agar masyarakat di negara yang mayoritas muslim ini mengenal lebih dekat dan menggunakan produk-produk halal diperlukan implementasi dalam skala mikro.
Baca Juga: Utamakan Pasar Produk Halal Dalam Negeri
Pencanangan perdana Halal Hub di area yang kerap digunakan pelintas jalan tol untuk beristirahat dan mengisi bahan bakar ini merupakan terobosan untuk menjembatani dan menjadi wadah bagi para pelaku usaha mengenalkan aneka produk halal.
"Peresmian rest area 72A sebagai Halal Hub ditujukan untuk menjadi wadah para pelaku usaha halal yang merupakan elemen penting dalam menggerakkan pasar industri halal agar usahanya makin berkembang. Lokasi ini terbuka bagi semua pelaku usaha halal yang memerlukan lokasi untuk menjual produk sekaligus mengedukasi masyarakat agar kesadaran akan halal terus meningkat," jelas Erick Thohir yang juga menjabat Menteri BUMN.
Menurut rencana, Halal Hub di rest area 72A diproyeksikan mampu menampung 1.000 pelaku usaha halal mulai dari sektor kecil hingga menengah. Tempat ibadah dan arena komunitas bagi kaum muslim juga siap dibangun, sehingga rest area yang terletak di sisi kiri pada rute perjalanan yang selalu ramai di akhir pekan atau masa liburan itu akan menjadi daya tarik baru bagi pengunjung.
Lihat Juga :