Tumbuh 24,7% di 2020, Aset BPR Intidana Tembus Rp1 Triliun

Senin, 30 Agustus 2021 - 07:45 WIB
"Pertumbuhan ketiga komponen kinerja keuangan BPR Intidana itu jauh di atas rata-rata industri BPR nasional," ungkap Direktur Utama BPR Intidana Polycarpus Feriyanto dalam siaran pers, Senin (30/8/2021).

Polycarpus menjelaskan, keberhasilan BPR Intidana mengarungi tahun 2020 tak lepas dari kerja keras dan penerapan budaya kerja baru "Ketuhanan Yang Maha Esa, Integritas, Team Work, Customer Focus, Continuous Improvement (KITE COCOK) dengan fokus pada sumber daya manusia (SDM) yang handal dan berintegritas.

Atas pencapaian kinerja keuangan yang baik di 2020, pada "Rating BPR versi Infobank 2021", BPR Intidana mendapat predikat "sangat bagus". Pada tahun sebelumnya, BPR terbesar di DKI Jakarta ini juga mendapat predikat yang sama.

"Artinya, kendati dalam masa krisis karena pandemi, pada 2020 BPR Intidana tetap mampu menjaga performa bisnisnya secara berkelanjutan," jelasnya.

Lebih jauh Polycarpus menjelaskan, ada sejumlah strategi yang mendukung keberhasilan BPR Intidana. Antara lain, tetap melakukan pendekatan jemput bola kepada nasabah, melakukan pendekatan kepada perusahaan BUMN, instansi pemerintah, dan swasta, melakukan proses analisa kredit yang cepat dan efisien namun tetap mengedepankan prinsip prudential banking, serta membina relationship yang baik dengan nasabah.

Selain itu, pembenahan organisasi dan pengembangan kompetensi SDM serta perluasan jaringan kantor juga menjadi langkah strategis yang dilakukan BPR Intidana di 2020 untuk mengoptimalkan pertumbuhan bisnis dan pelayanan kepada nasabah. Tahun lalu, BPR Intidana membuka dua kantor cabang, yang berada di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara dan Kota Bekasi, Jawa Barat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!