Penerbitan Obligasi Korporasi Rp61,1 Triliun Didominasi untuk Bayar Utang
Selasa, 14 September 2021 - 12:23 WIB
Ahmad menilai kebutuhan modal kerja dan pembiayaan kembali atau refinancing mendominasi penerbitan obligasi, mengingat dua hal itu merupakan kebutuhan pokok perusahaan. Urgensi kebutuhan tersebut masih dipengaruhi oleh daya beli masyarakat yang membuat agenda ekspansi perusahaan relatif tertunda.
Menurutnya, banyak perusahaan yang masih menunggu situasi perekonomian Indonesia di tengah pandemi Covid-19.
"Memang pandemi masih cukup berpengaruh. Pertama dari sisi konsumen ada pengurangan spending, kalo berkurang maka perusahaan juga ragu berekspansi. Selanjutnya dari sisi penerbitan, lebih banyak didominasi kebutuhan modal kerja dan refinancing utang. Ini kan untuk kebutuhan rutin, bukan untuk ekspansi," tukasnya.
Di sisi lain, Ahmad memandang ada kesempatan bagi perusahaan untuk memanfaatkan suku bunga acuan yang rendah untuk kebutuhan internal perusahaan.
"Banyak perusahaan yang memanfaatkan suku bunga acuan yang rendah, nah otomatis kupon yang dibayarkan juga relatif rendah. Jadi banyak yang memanfaatkan itu, tapi kebutuhan ekspansi masih menunggu perkembangan situasi ekonomi lebih lanjut," katanya.
Menurutnya, banyak perusahaan yang masih menunggu situasi perekonomian Indonesia di tengah pandemi Covid-19.
"Memang pandemi masih cukup berpengaruh. Pertama dari sisi konsumen ada pengurangan spending, kalo berkurang maka perusahaan juga ragu berekspansi. Selanjutnya dari sisi penerbitan, lebih banyak didominasi kebutuhan modal kerja dan refinancing utang. Ini kan untuk kebutuhan rutin, bukan untuk ekspansi," tukasnya.
Di sisi lain, Ahmad memandang ada kesempatan bagi perusahaan untuk memanfaatkan suku bunga acuan yang rendah untuk kebutuhan internal perusahaan.
"Banyak perusahaan yang memanfaatkan suku bunga acuan yang rendah, nah otomatis kupon yang dibayarkan juga relatif rendah. Jadi banyak yang memanfaatkan itu, tapi kebutuhan ekspansi masih menunggu perkembangan situasi ekonomi lebih lanjut," katanya.
Lihat Juga :