Masih Mahal, Serapan Produksi Panel Surya Nasional Kecil
Selasa, 14 September 2021 - 14:04 WIB
Serapan panel surya yang diproduksi di dalam negeri diakui masih sangat kecil dibandingkan kapasitas produksinya. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Indonesia memiliki potensi energi surya yang sangat besar, mencapai 532,6 GWp per tahun. Namun, hingga saat ini kapasitas pembangkit listrik tenaga surya ( PLTS ) di Indonesia baru sebesar 25 MWp.
Baca Juga: Soal Revisi Permen PLTS Atap, YLKI: Jangan Sampai Bikin Mati BUMN
"Hal ini menunjukkan bahwa serapan pasar masih sangat kecil dibandingkan kapasitas produksi ( panel surya ) nasional. Diharapkan serapan tersebut dapat terus meningkat guna mendukung bauran energi baru dan terbarukan (EBT) nasional," kata Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin Doddy Rahadi dalam keterangan tertulis, Selasa (14/9/2021).
Menurut Doddy, benchmarking pembangkit EBT menurut International Renewable Energy Agency pada tahun 2019, Indonesia berada di posisi ketiga di antara negara-negara Asia Tenggara dengan total Kapasitas EBT terpasang sebesar 9.861 MW.
Baca Juga: Soal Revisi Permen PLTS Atap, YLKI: Jangan Sampai Bikin Mati BUMN
"Hal ini menunjukkan bahwa serapan pasar masih sangat kecil dibandingkan kapasitas produksi ( panel surya ) nasional. Diharapkan serapan tersebut dapat terus meningkat guna mendukung bauran energi baru dan terbarukan (EBT) nasional," kata Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin Doddy Rahadi dalam keterangan tertulis, Selasa (14/9/2021).
Menurut Doddy, benchmarking pembangkit EBT menurut International Renewable Energy Agency pada tahun 2019, Indonesia berada di posisi ketiga di antara negara-negara Asia Tenggara dengan total Kapasitas EBT terpasang sebesar 9.861 MW.
Lihat Juga :