BRGM Dorong Ekonomi Masyarakat Melalui Metode Paludikultur

Rabu, 15 September 2021 - 21:26 WIB
Lebih lanjut, Jany berharap metode pertanian ini diharapkan bisa memberikan hasil optimal dalam memberdayakan lahan gambut. “Sehingga bisa menjadi percontohan bagi petani di daerah lain,” pungkas Jany.

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sumber Rezeki, Ruslan Subakti mengatakan, demplot paludikultur di desanya kini mulai membuahkan hasil. Bahkan petani yang tergabung dalam kegiatan ini mengaku puas dengan hasil panen sayuran yang diperoleh.

“Masyarakat sangat semangat, terlebih setelah mereka bisa menuai hasilnya. Kini mereka paham jika panen sayuran juga bisa menghasilkan pendapatan, dulunya ketika mereka nanam paling untuk kebutuhan sendiri, namun setelah mengikuti kegiatan ini hasilnya bisa dijual ke pasar, dari situ mereka merasakan keuntungannya dan pendapatan meningkat,” ujar Ruslan.

Lebih lanjut Ruslan membeberkan, tanaman yang dikembangkan dalam demplot paludikultur lahan gambut ini adalah pare, kacang panjang, tomat, cabai dan terong.

“Luas demplot kurang lebih dua hektare, satu hektare untuk sayuran hortikulturanya dan satu hektare-nya lagi buah-buahan seperti alpukat, mangga, sawo, tapi itu dengan tumpang sari,” paparnya.

Dalam mengembangkan demplot paludikultur ini, Ruslan mengaku butuh strategi khusus agar petani tidak kecewa dan hasil yang didapat bisa sesuai target yang diinginkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!