Menko Airlangga: Diversifikasi Batik Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional

Jum'at, 17 September 2021 - 06:30 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengunjungi pelaku usaha batik di Kota Pekalongan Kamis (16/9/2021).
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa diversifikasi batik mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Nilai ekspor batik pada Januari hingga Juli 2020 mencapai USD21,54 juta, sedangkan dalam periode Januari hingga Juni 2019 angka tersebut berada di posisi USD17,99 juta.

"Pertumbuhan nilai ekspor batik ini disebabkan oleh semakin banyaknya diversifikasi dari produk batik," kata Airlangga saat kunjungan ke pelaku usaha batik di Kota Pekalongan, Kamis (16/9/2021).



Baca Juga: Lestarikan Batik Betawi, Komunitas Tenun Jakarta Kembali Aktif

Berdasarkan potensi itulah industri kerajinan dan batik didukung sebagai salah satu sektor yang dapat menjadi penopang agenda Pemulihan Ekonomi Nasional. Negara yang menjadi pasar utama batik Indonesia antara lain Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa. Melihat potensi yang sangat besar, Pemerintah berkomitmen untuk terus berupaya membuka pasar-pasar baru pada skala global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!