Menjaga Peran Besar Industri Besi dan Baja Nasional dalam Neraca Dagang
Senin, 20 September 2021 - 19:59 WIB
Terkait dengan masih tingginya angka impor besi dan baja, Firman mengungkapkan bahwa dukungan kebijakan dari pemerintah sangat dibutuhkan termasuk dalam pengaturan Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) yang dinilai selama ini dimanfaatkan oleh eksportir negara lain untuk meraup keuntungan.
“Semua negara produsen baja telah mengatur hal tersebut, sedangkan Indonesia belum melakukan hal tersebut. Dan dengan kebijakan tersebut menurut hemat saya dapat meningkatkan iklim usaha yang lebih baik sehingga produk dalam negeri dapat bersaing dengan produk dari luar negeri,” imbuhnya.
Dia berharap semoga tren positif dari kinerja BUMN termasuk Krakatau Steel dapat terus dipertahankan.
“Semua negara produsen baja telah mengatur hal tersebut, sedangkan Indonesia belum melakukan hal tersebut. Dan dengan kebijakan tersebut menurut hemat saya dapat meningkatkan iklim usaha yang lebih baik sehingga produk dalam negeri dapat bersaing dengan produk dari luar negeri,” imbuhnya.
Dia berharap semoga tren positif dari kinerja BUMN termasuk Krakatau Steel dapat terus dipertahankan.
(akr)
Lihat Juga :