Kurangi Limbah Masker, Pengusaha Muda Gagas Program Kresek Kesadaran

Jum'at, 24 September 2021 - 19:16 WIB
"Jumlah sampah medis juga hitungannya sangat besar. Saya sendiri memakai masker medis ini sehari 2-3 kali, bayangkan bagaimana jika misal 100 juta penduduk Indonesia saja, memakai masker ini. Menjadi pertanyaan kira-kira berapa totalnya yang harus diolah atau dikelola kembali," ungkap Sona.

Baca juga: Keren! FTI UII Olah Limbah Masker Jadi Bahan Bakar Minyak

Dia menyampaikan bahwa Hipmi Jaya juga ingin berpartisipasi, berperan aktif, dan membantu pemerintah dalam menangani masalah limbah masker ini. Bahkan, pemerintah Indonesia sendiri menargetkan pengurangan 30% sampah medis atau masker dan juga 70% penanganannya di tahun 2025.

"Tapi kalau kita semua hanya mengandalkan pemerintah, tentunya mustahil target itu tercapai. Kami dari Hipmi Jaya, organisasi pengusaha muda terbesar di DKI Jakarta dengan ribuan member yang bisnis anggotanya bervariasi, salah satunya bisnis yang berfokus pada penanganan masalah lingkungan," bebernya.

Dia berharap, program Kesan ini bisa membantu mencarikan, minimal solusi untuk penanganan sampah masker yang ada di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta. "Hipmi Jaya akan selalu mensupport, mendorong, memberikan kontribusi terhadap gerakan atau kegiatan seperti ini," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!