KPED Jabar Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Teknologi Pertanian
Senin, 27 September 2021 - 13:23 WIB
Guntur Subagja turut dalam panen raya bersama Ketua KPED Ipong Witono, Ketua Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Jawa Barat Rudy Rakian, dan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Barat Adang Rochjana.
Menurut Guntur, Jawa Barat harus kembali menjadi lumbung pangan nasional. “Kita berharap Sumedang menjadi salah satu motor pembangunan kemandirian pangan nasional di Jawa Barat,” kata Guntur yang juga Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI.
Di tengah pandemi Covid-19, ungkap Guntur, ketersediaan dan ketahanan pangan menjadi sangat prioritas. “Kita harus bisa bagaimana swasembada kembali lagi dan membangun ketahanan pangan dimana kualitas pertanian Sumedang dan Jawa Barat sangat bagus sekali,” tuturnya.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyambut baik diterapkannya pengembangan produksi padi dengan menggunakan Bio Gro di lahan pertanian Kabupaten Sumedang. Bio Gro telah diujicobakan untuk tanaman padi di pesawahan Pacuan Kuda Lingkungan Sindang Raja Kelurahan Kotakaler Kecamatan Sumedang Utara dan hasil panen menunjukkan ada peningkatan produksi bahkan mencapai dua kali lipat.
“Sumedang menjadi demplot untuk percontohan tanaman padi menggunakan Bio Gro. Hasilnya ada peningkatan. Yang biasanya 4-5 ton/ hektare kini bisa sampai 9 ton/hektare,” ucap Bupati.
“Demplot seperti ini pun nanti dipraktikkan di Cimalaka (dan daerah lainnya) sehingga Sumedang menjadi bagian kerja sama dengan PT Bio Gro untuk penanaman secara masif dengan pola tanam ini. Jadi produksi panen meningkat dan mudah-mudahan surplus terus dan tidak mengimpor beras lagi,” imbuhnya.
Menurut Guntur, Jawa Barat harus kembali menjadi lumbung pangan nasional. “Kita berharap Sumedang menjadi salah satu motor pembangunan kemandirian pangan nasional di Jawa Barat,” kata Guntur yang juga Asisten Staf Khusus Wakil Presiden RI.
Di tengah pandemi Covid-19, ungkap Guntur, ketersediaan dan ketahanan pangan menjadi sangat prioritas. “Kita harus bisa bagaimana swasembada kembali lagi dan membangun ketahanan pangan dimana kualitas pertanian Sumedang dan Jawa Barat sangat bagus sekali,” tuturnya.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyambut baik diterapkannya pengembangan produksi padi dengan menggunakan Bio Gro di lahan pertanian Kabupaten Sumedang. Bio Gro telah diujicobakan untuk tanaman padi di pesawahan Pacuan Kuda Lingkungan Sindang Raja Kelurahan Kotakaler Kecamatan Sumedang Utara dan hasil panen menunjukkan ada peningkatan produksi bahkan mencapai dua kali lipat.
“Sumedang menjadi demplot untuk percontohan tanaman padi menggunakan Bio Gro. Hasilnya ada peningkatan. Yang biasanya 4-5 ton/ hektare kini bisa sampai 9 ton/hektare,” ucap Bupati.
“Demplot seperti ini pun nanti dipraktikkan di Cimalaka (dan daerah lainnya) sehingga Sumedang menjadi bagian kerja sama dengan PT Bio Gro untuk penanaman secara masif dengan pola tanam ini. Jadi produksi panen meningkat dan mudah-mudahan surplus terus dan tidak mengimpor beras lagi,” imbuhnya.
Lihat Juga :