Menparekraf Sandiaga Akui Kunjungan Wisman Tahun Ini Belum Membaik
Senin, 27 September 2021 - 15:19 WIB
"Terhitung sejak Januari-Juli hanya 937,75 ribu (kunjungan wisman) dan belum menunjukkan perbaikan, sebanyak 75,3% untuk penurunannya," ungkapnya.
Dengan menurunnya kunjungan wisman, maka sudah tentu devisa pariwisata juga merosot. "Tentunya devisa turun yang tadinya posisi 2 setelah migas menjadi hanya USD3,54 miliar pada tahun 2020 atau turun 80% dibanding tahun sebelumnya yaitu sebesar USD16,9 miliar," tambahnya.
Baca juga: Gaet Kembali Wisatawan Asing, Begini Saran Sri Mulyani
Sementara itu, untuk jumlah tenaga kerja pariwisata selama tahun 2020, turun sebesar 6,67% jika dibanding dengan tahun 2019 yaitu sebesar 14,96 juta jiwa.
"Meski demikian, situasi Covid-19 di Indonesia terus membaik, kepatuhan terhadap protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi dan aplikasi PeduliLindungi perlu diterapkan untuk pembukaan usaha pariwisata secara masif," tandasnya.
Dengan menurunnya kunjungan wisman, maka sudah tentu devisa pariwisata juga merosot. "Tentunya devisa turun yang tadinya posisi 2 setelah migas menjadi hanya USD3,54 miliar pada tahun 2020 atau turun 80% dibanding tahun sebelumnya yaitu sebesar USD16,9 miliar," tambahnya.
Baca juga: Gaet Kembali Wisatawan Asing, Begini Saran Sri Mulyani
Sementara itu, untuk jumlah tenaga kerja pariwisata selama tahun 2020, turun sebesar 6,67% jika dibanding dengan tahun 2019 yaitu sebesar 14,96 juta jiwa.
"Meski demikian, situasi Covid-19 di Indonesia terus membaik, kepatuhan terhadap protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi dan aplikasi PeduliLindungi perlu diterapkan untuk pembukaan usaha pariwisata secara masif," tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :