Menangkap Peluang Saham Teknologi, TRIM Kapital Plus Alokasikan 20%

Kamis, 30 September 2021 - 05:51 WIB
Bergabungnya beberapa pemain digital dan infrastruktur pendukungnya di bursa efek selama satu dua tahun terakhir adalah permulaan dari era sektor new economy yang akan terjadi di bursa saham Indonesia di tahun-tahun yang akan datang.

Era ini sudah berjalan lebih dari beberapa dekade di negara-negara maju, di mana saham sektor teknologi dan digital sekarang sudah merajai kapitalisasi pasar modal mereka. Tren yang sama akan terus berlanjut di Indonesia dengan adanya rencana IPO sejumlah perusahaan digital di Bursa Efek Indonesia.

Hal ini dapat menjadi katalis yang menggairahkan pasar modal Tanah Air dan sekaligus menarik minat investor ritel maupun institusi. Baik domestik maupun asing untuk menambah investasinya di Pasar Modal Indonesia.

“Kami melihat transformasi digital yang sedang dan akan terus mendisrupsi ekonomi adalah suatu perubahan yang pasti terjadi. Kami akan menangkap peluang tersebut dengan mengalokasikan portofolio Reksa Dana TRIM Kapital Plus di saham-saham new economy dengan porsi lebih dari 20%, yang ke depannya akan menjadi lebih besar sesuai dengan perkembangan pasar," paparnya.

"Tentunya seleksi saham berdasarkan valuasi, fundamental serta momentum akan tetap menjadi prioritas manajer investasi untuk memberikan imbal hasil yang optimal dan tingkat risiko yang terukur pada Reksa Dana ini,” jelas Antony.

Reksa Dana TRIM Kapital Plus sejak awal diluncurkan hingga 31 Agustus 2021 telah mencetak pertumbuhan sebesar 266,19%, lebih tinggi dibandingkan benchmarknya, yaitu IHSG sebesar 154,17%* dalam periode yang sama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!