Proyek Blast Furnace Tetap Jalan Meski Bermasalah, Erick Thohir Kasih Alasan Ini
Kamis, 30 September 2021 - 21:59 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir memberi lampu hijau kepada PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, atau KRAS untuk melanjutkan proyek peleburan tanur tinggi atau blast furnace meski ada indikasi korupsi. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir memberi lampu hijau kepada PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, atau KRAS untuk melanjutkan proyek peleburan tanur tinggi atau blast furnace. Sebelumnya, emiten sudah menghentikan operasional blast furnace sejak 5 Desember 2019 lalu.
Alasan penghentian karena pabrik tidak mampu menghasilkan baja dengan harga pasar yang kompetitif. Sementara, biaya operasionalnya tercatat tinggi.
Baca Juga: Krakatau Steel Terlilit Utang Rp31 Triliun, Erick Thohir Sentil Proyek Blast Furnace
Erick menilai industri baja saat ini tengah mengalami tren kenaikan di pasar global. Karena itu, tidak menutup kemungkinan pemegang saham menginginkan KRAS memperbaiki kinerja pabrik yang tercatat kontroversi sejak awal keberadaannya.
Alasan penghentian karena pabrik tidak mampu menghasilkan baja dengan harga pasar yang kompetitif. Sementara, biaya operasionalnya tercatat tinggi.
Baca Juga: Krakatau Steel Terlilit Utang Rp31 Triliun, Erick Thohir Sentil Proyek Blast Furnace
Erick menilai industri baja saat ini tengah mengalami tren kenaikan di pasar global. Karena itu, tidak menutup kemungkinan pemegang saham menginginkan KRAS memperbaiki kinerja pabrik yang tercatat kontroversi sejak awal keberadaannya.
Lihat Juga :