Kenang Airlangga Saat Jadi Mahasiswa UGM, Sulit Pelajari Mesin Berpenggerak Listrik

Sabtu, 09 Oktober 2021 - 18:21 WIB
Ini berbeda dengan sekarang dimana mesin berpenggerak listrik sudah sangat umum. “Dulu itu relatif sulit dan sulit mendapatkan kerja yang terjangkau karena teknologinya masih mahal,” kenang Airlangga.

Lewat bantuan bus bertenaga atau penggerak listrik ini diharapkan mahasiswa juga bisa mempelajarinya dengan lebih mudah. Ia juga berharap ke depan pembelajaran teknik mesin berpenggerak listrik ini bisa didorong sesuai dengan target sebesar 25%.

“Tentu diharapkan ini akan menjadi bagian dari kontribusi sesuai ilmu, karena dulu saya belajar teknik mesin, ya kami kasih belajar mesin diesel. Kalau sekarang kita kasih mesin penggerak elektrik,” tambah Airlangga.

Airlangga juga mengakui jika pelajaran tentang teknik mesin berpengerak listrik, dulu bukanlah hal yang mudah dilakukan. “Untuk informasi pada waktu saya kuliah yang bikin lama ya pelajaran ini. Mesin listrik itu dulu teks book-nya bahasa Jerman. Saya selesai skripsi, tapi mata kuliah ini belum selesai. Jadi tiga periode,” kenang Airlangga.

Baca Juga: Kendaraan Listrik Kebagian Insentif PPnBM, PLN Siapkan Diskon Tarif Isi Daya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!