Bali Segera Dibuka, PHRI: Angin Segar untuk Okupansi Perhotelan
Selasa, 12 Oktober 2021 - 10:25 WIB
Pembukaan Bali buat turis asing akan membangkitkan sektor perhotelan. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Pemerintah kembali membuka pintu kedatangan internasional Bandara Ngurah Rai pada tanggal 14 Oktober 2021 mendatang bagi turis asing . Pembukaan dilakukan untuk membangkitkan sektor pariwisata Bali .
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani menyebut pembukaan tersebut dapat menjadi angin segar dan menggeliatkan kembali sektor pariwisata, khususnya di kawasan Bali yang selalu ramai dengan wisatawan mancanegara.
Baca juga: Bali Segera Dibuka, Ini Syarat Masuk buat Turis Asing
“Kami tentunya menyambut positif ya, karena pemerintah akan membuka kembali pintu kedatangan internasional, khususnya di Bali dan dan ini menuju situasi pariwisata normal,” kata Hariyadi saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (12/10/2021).
Selain itu, tambah Hariyadi, pembukaan itu juga akan menambah okupansi sektor perhotelan yang sebelumnya turun drastis akibat pandemi dan pembatasan mobilitas. Perhotelan menjadi salah satu sektor yang sangat terdampak oleh pandemi.
“Bagi pelaku hotel juga jelas okupansinya akan meningkat, bangkitlah sedikit demi sedikit dan ini memang harus dimulai,” ujarnya.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani menyebut pembukaan tersebut dapat menjadi angin segar dan menggeliatkan kembali sektor pariwisata, khususnya di kawasan Bali yang selalu ramai dengan wisatawan mancanegara.
Baca juga: Bali Segera Dibuka, Ini Syarat Masuk buat Turis Asing
“Kami tentunya menyambut positif ya, karena pemerintah akan membuka kembali pintu kedatangan internasional, khususnya di Bali dan dan ini menuju situasi pariwisata normal,” kata Hariyadi saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (12/10/2021).
Selain itu, tambah Hariyadi, pembukaan itu juga akan menambah okupansi sektor perhotelan yang sebelumnya turun drastis akibat pandemi dan pembatasan mobilitas. Perhotelan menjadi salah satu sektor yang sangat terdampak oleh pandemi.
“Bagi pelaku hotel juga jelas okupansinya akan meningkat, bangkitlah sedikit demi sedikit dan ini memang harus dimulai,” ujarnya.
Lihat Juga :