Menko Luhut Sebut 8.000 Tenaga Kerja Asing Bekerja di Morowali

Rabu, 03 Juni 2020 - 10:40 WIB
"Ya memang tidak bisa kita hindari kita harus pakai tenaga kerja asing dulu karena mereka paham tehnologi ini. Sementara kita yang digunakan sebelumnya teknologi yang sudah lama, sekarang itu sudah canggih," jelasnya.

Sementara itu terkait investasi, dia memastikan, Morowali akan menyerap sebesar USD30 miliar hingga 2024. Investasi tersebut juga nanti akan menyerap tenaga kerja asli dalam negeri yang semakin besar.

Selain Morowali, penyerapan tenaga kerja juga akan terjadi bersamaan dengan masuknya investasi ke Halmahera Tengah dan Konawe Utara. Keseluruhan lokasi investasi tersebut diperkirakan akan menyerap tenaga kerja lebih dari 100.000.

"Di Halmahera tengah itu setengah dari Morowali. Kalau jadi nanti masuk smelter dari Cooper itu bisa jadi 30.000 angkatan kerja juga. Makanya kita ingin ada politeknik disana. Di Konawe Utara juga. Jadi kalau kita hitung, angkatan kerja itu bisa sampai ke 100.000 lebih," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!