Sempat Mati Suri, Perajin Tenun Semangat Sambut Superbike Mandalika
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 11:01 WIB
Perajin tenun yang sudah menjalankan usahanya selama 10 tahun ini mengatakan selama pandemi penghasilannya turun drastis. Dari yang biasanya mencapai Rp1 juta perhari, selama pandemi pernah dalam sebulan tidak ada pemasukan sama sekali.
"Kalau sekarang kan hampir dua tahun corona masuk, nggak ada pemasukan sama sekali. Kami yang hidup di pariwisata ini benar-benar mati suri," ujarnya.
Terkait adanya jadwal perhelatan event Superbike yang sebentar lagi akan digelar di Mandalika, ia mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah karena menurutnya akan menjadi titik balik usahanya untuk bangkit kembali.
"Terima kasih banyak atas perhatiannya kepada kami di sini dan juga pihak pemerintah dan juga pihak TIDC yang memberikan kami kesempatan untuk mempromosikan hasil-hasil pelajaran kami di sini di acara superbike. Semoga acaranya sukses dan lancar," katanya.
Baca Juga: Sembilan UKM Lingkar KEK Mandalika Masuk Final Festival Kreatif Lokal 2021
"Kalau sekarang kan hampir dua tahun corona masuk, nggak ada pemasukan sama sekali. Kami yang hidup di pariwisata ini benar-benar mati suri," ujarnya.
Terkait adanya jadwal perhelatan event Superbike yang sebentar lagi akan digelar di Mandalika, ia mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah karena menurutnya akan menjadi titik balik usahanya untuk bangkit kembali.
"Terima kasih banyak atas perhatiannya kepada kami di sini dan juga pihak pemerintah dan juga pihak TIDC yang memberikan kami kesempatan untuk mempromosikan hasil-hasil pelajaran kami di sini di acara superbike. Semoga acaranya sukses dan lancar," katanya.
Baca Juga: Sembilan UKM Lingkar KEK Mandalika Masuk Final Festival Kreatif Lokal 2021
Lihat Juga :