Wujudkan Digitalisasi Bisnis BUMN, Jokowi: Kita Harus Pontang-panting

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 21:20 WIB
"Kita ini balapan, kita hanya punya waktu dua tahun, bukan karena 2024, ndak. Memang kita hanya diberi waktu dua tahun, kalau mau negara ini mau melompat," ujar Jokowi, Sabtu (16/10/2021).

Selama 10 tahun terakhir, kontribusi BUMN kepada negara mencapai Rp3.290 triliun. Jumlah itu terdiri dari setoran pajak, PNBP, dan dividen.

Meski begitu, pemegang saham meminta perusahaan tetap memaksimalkan kontribusinya untuk mendukung pertumbuhan makro ekonomi nasional.

Kepala Negara juga menekankan pentingnya transformasi bisnis perusahaan berbasis digital hingga sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Pasalnya, diperlukan satu ekosistem yang men-sinergikan antara teknologi, SDM, dan bisnis perusahaan. Kerangka ini diyakini mampu membawa BUMN agar berkompetisi di pasar global.

"Bagaimana menyiapkan SDM-nya, ekosistemnya, masuk ke adaptasi teknologinya, baru negara kita bisa melompat. Dan kita harus pontang-panting untuk itu," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!