New Normal Diyakini Akan Kembali Menggerakkan Ekonomi Nasional

Rabu, 03 Juni 2020 - 17:06 WIB
Mantan influencer bidang perekonomian Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 itulantas menyodorkan angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I (Q1) 2020 yang hanya mencapai 2,97%. Menurutnya, capaian itu jauh dari target kuartal I 2020 yang diharapkan mencapai kisaran 4,5-4,6%.

Sambung Misbakhun menerangkan, selama Q1 2020, pertumbuhan konsumsi hanya 2,84%, padahal biasanya masih di kisaran 5%. Yang patut dicatat adalah konsumsi berkontribusi sekitar hampir 57% pada produk domestik bruto (PDB) Indonesia. “Karena itulah new normal diharapkan dapat memulihkan kembali perekonomian Indonesia dari pandemi COVID-19,” ujarnya.

“Dengan kembalinya aktivitas masyarakat maka penerapan pola kehidupan new normal ini akan menjadi kunci kebangkitan ekonomi Indonesia,” ulasnya lebih lanjut.

Meski demikian, Misbakhun menegaskan bahwa era new normal bukan usaha kerja pemerintah semata. Pasalnya, kebijakan itu membutuhkan kerja sama dari kalangan swasta dan seluruh elemen masyarakat. “Potensi penguatan ekonomi tersebut harus juga disertai dengan kesadaran kolektif masyarakat untuk bersiap menghadapi new normal secara bersama-sama,” tulisnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!