Luncurkan Aplikasi IPOT, Indo Premier Targetkan Pertumbuhan 40% Investor Baru
Rabu, 03 Juni 2020 - 18:23 WIB
Harapannya dengan kehadiran aplikasi IPOT, dalam dua tahun ke depan volume transaksi di mobile phone dapat memiliki proporsi yang seimbang dengan di desktop. Baca: Bos OJK: Restrukturisasi Kredit Perbankan Sudah Capai Rp517,2 Triliun
Moleonoto menerangkan, aplikasi IPOT ditargetkan untuk menyasar segmentasi masyarakat yang berusia produktif, seperti kalangan pekerja. Namun dengan berbagai fitur baru dan kemudahan investasi yang disediakan aplikasi IPOT, tak menutup kemungkinan untuk bisa menyasar di kalangan lain.
Moleonoto menambahkan, aplikasi IPOT yang baru ini memiliki inovasi baru dibanding dengan aplikasi yang diluncurkan sebelumnya pada empat tahun lalu. Aplikasi IPOT mengambil segala kecanggihan yang ada di platform desktop ke dalam mobile phone.
Fitur unggulan pertama adalah Robo Trading. Sistem trading otomatis akan menjalankan seluruh instruksi order jual dan beli pada saham dan harga yang telah ditentukan sebelumnya oleh nasabah. Sehingga nasabah tidak akan kehilangan momen. "Di sistem ini semua bisa disetting user mau beli saham apa saja, di harga berapa, target berapa, banyaknya berapa hingga kapan mau dieksekusi," katanya.
Kedua, Charting. Fitur charting dengan indikator dan tools lengkap dan up to date serta kalender aksi korporasi dengan notifikasi untuk mendukung keputusan investasi nasabah. Fitur charting ini akan memudahkan nasabah mengetahui pergerakan harga saham masa lalu dan prediksi ke depannya.
Ketiga, Transaksi Berapa Pun dan Dari Mana Pun. Nasabah bisa melakukan transaksi multiorder dengan fitur fast buy atau sell di harga dan jumlah berapa pun secara bersamaan. Nasabah juga dapat mengakses fitur transaksi tersebut dari layar mana pun. Transaksinya pun bisa sekaligus borongan di harga dan jumlah yang berbeda-beda.
Moleonoto menerangkan, aplikasi IPOT ditargetkan untuk menyasar segmentasi masyarakat yang berusia produktif, seperti kalangan pekerja. Namun dengan berbagai fitur baru dan kemudahan investasi yang disediakan aplikasi IPOT, tak menutup kemungkinan untuk bisa menyasar di kalangan lain.
Moleonoto menambahkan, aplikasi IPOT yang baru ini memiliki inovasi baru dibanding dengan aplikasi yang diluncurkan sebelumnya pada empat tahun lalu. Aplikasi IPOT mengambil segala kecanggihan yang ada di platform desktop ke dalam mobile phone.
Fitur unggulan pertama adalah Robo Trading. Sistem trading otomatis akan menjalankan seluruh instruksi order jual dan beli pada saham dan harga yang telah ditentukan sebelumnya oleh nasabah. Sehingga nasabah tidak akan kehilangan momen. "Di sistem ini semua bisa disetting user mau beli saham apa saja, di harga berapa, target berapa, banyaknya berapa hingga kapan mau dieksekusi," katanya.
Kedua, Charting. Fitur charting dengan indikator dan tools lengkap dan up to date serta kalender aksi korporasi dengan notifikasi untuk mendukung keputusan investasi nasabah. Fitur charting ini akan memudahkan nasabah mengetahui pergerakan harga saham masa lalu dan prediksi ke depannya.
Ketiga, Transaksi Berapa Pun dan Dari Mana Pun. Nasabah bisa melakukan transaksi multiorder dengan fitur fast buy atau sell di harga dan jumlah berapa pun secara bersamaan. Nasabah juga dapat mengakses fitur transaksi tersebut dari layar mana pun. Transaksinya pun bisa sekaligus borongan di harga dan jumlah yang berbeda-beda.
Lihat Juga :