RI Pertimbangkan Opsi Penggunaan Nuklir Demi Mengejar Net Zero Emission

Kamis, 21 Oktober 2021 - 21:35 WIB
"Kami juga mendorong penggunaan kendaraan listrik dengan target menghentikan penjualan motor konvensional di tahun 2040 dan mobil konvensional di tahun 2050, serta penyediaan transportasi umum yang lebih masif," jelasnya.

Upaya lainnya adalah meningkatkan keandalan jaringan dengan membangun konektivitas di dalam maupun antar pulau serta membangun interkoneksi smart grid serta smart meter. Selanjutnya transformasi melalui substitusi penggunaan energi melalui intensifikasi kompor listrik dan pembangunan jaringan gas rumah tangga.

Baca Juga: Kejar Net Zero Emission, Indonesia Kurangi PLTU 53 GW pada 2025- 2045

Adapun dalam rangka substitusi pembangkit fosil serta peningkatan kebutuhan listrik, maka penambahan pembangkit listrik mulai tahun 2030 seluruhnya berasal dari pembangkit energi baru terbarukan terutamanya PLTS.

"Pada tahun 2060, total kapasitas pembangkit listrik ditargetkan seluruhnya berasal dari pembangkit energi baru terbarukan. Konsumen energi dari sektor komersial dan industri memiliki peran yang sangat penting dalam transisi energi indonesia," jelas Arifin.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!