Raksasa Telekomunikasi China Dipaksa Hentikan Layanan di Amerika Serikat

Kamis, 28 Oktober 2021 - 17:27 WIB
"Kami berencana untuk mengejar semua opsi yang tersedia sambil terus melayani pelanggan kami," kata perusahaan dalam sebuah pernyataan.

China Telecom merupakan salah satu dari tiga perusahaan yang mendominasi pasar telekomunikasi. Perusahaan ini memiliki ratusan juta pelanggan di 110 negara, dengan layanan mulai dari internet broadband hingga jaringan telepon seluler.

Keputusan itu muncul beberapa jam setelah Menteri Keuangan AS Janet Yellen berbicara dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He tentang keadaan ekonomi global. Pertemuan itu dipandang sebagai sinyal peningkatan hubungan antara kedua negara adidaya, yang baru-baru ini berkonflik dalam perdagangan serta terkait Taiwan.

Komisi Komunikasi Federal (FCC) pernah memperingatkan akan menutup China Telecom Americas pada April 2020. Dimana mereka mengklaim perusahaan "tunduk pada eksploitasi, pengaruh, dan berada dalam kendali pemerintah China".

Baca Juga: Perusahaan China Makin Banyak Masuk Daftar Hitam AS
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!