Terlilit Utang Jumbo, Garuda Indonesia Kini Hanya Punya 125 Pesawat
Senin, 08 November 2021 - 10:58 WIB
Meski demikian, akibat utang yang menumpuk hingga Rp100 triliun dan struktur keuangan perusahaan yang terkontraksi sepanjang pandemi Covid-19, Kementerian BUMN selaku pemegang saham memutuskan mengembalikan sejumlah armada pesawat kepada lessor. Langkah itu menjadi bagian dari restrukturisasi keuangan emiten.
Adapun pesawat yang sudah dikembalikan di antaranya jenis Boeing 737-800 NG. Masing-masing pesawat itu dengan nomor registrasi PK-GNV, PK-GNU, PK-GNS, PK-GNP, PK-GNO, PK-GNK, PK-GNJ, PK-GNH, dan PK-GND.
Dalam catatan pemegang saham sebelumnya, dari total 142 pesawat, tersisa 50 pesawat saja. Di lain sisi, manajemen juga memutuskan menunda kedatangan empat pesawat Airbus dan 49 pesawat Boeing.
Adapun pesawat yang sudah dikembalikan di antaranya jenis Boeing 737-800 NG. Masing-masing pesawat itu dengan nomor registrasi PK-GNV, PK-GNU, PK-GNS, PK-GNP, PK-GNO, PK-GNK, PK-GNJ, PK-GNH, dan PK-GND.
Dalam catatan pemegang saham sebelumnya, dari total 142 pesawat, tersisa 50 pesawat saja. Di lain sisi, manajemen juga memutuskan menunda kedatangan empat pesawat Airbus dan 49 pesawat Boeing.
(akr)
Lihat Juga :