Analis Proyeksikan Pendapatan LPKR Tumbuh 37% di 2021
Rabu, 10 November 2021 - 14:04 WIB
Di bagian lain, CEO LPKR John Riady mengatakan bahwa bisnis properti semakin membaik seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. Hal ini tampak dari penjualan produk rumah tapak LPKR yang bertumbuh sepanjang 2021.
"Hingga kuartal III/2021, prapenjualan properti kami meningkat 71% (YoY) menjadi Rp3,9 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,3 triliun," jelasnya.
LPKR, kata dia, optimis mampu mencatatkan pendapatan prapenjualan sebesar Rp4,2 triliun sampai akhir tahun 2021. Hal ini terutama ditopang oleh segmen rumah tapak.
Seiring dengan pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sejumlah mal LPKR juga mulai beroperasi kembali. Hal ini menjadikan segmen pusat perbelanjaan sebagai sumber pendapatan bagi LPKR.
Baca Juga: Kisah Sulaiman Ar Rajhi, Miliarder Arab Saudi yang Memilih Hidup Miskin
"Hingga kuartal III/2021, prapenjualan properti kami meningkat 71% (YoY) menjadi Rp3,9 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,3 triliun," jelasnya.
LPKR, kata dia, optimis mampu mencatatkan pendapatan prapenjualan sebesar Rp4,2 triliun sampai akhir tahun 2021. Hal ini terutama ditopang oleh segmen rumah tapak.
Seiring dengan pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sejumlah mal LPKR juga mulai beroperasi kembali. Hal ini menjadikan segmen pusat perbelanjaan sebagai sumber pendapatan bagi LPKR.
Baca Juga: Kisah Sulaiman Ar Rajhi, Miliarder Arab Saudi yang Memilih Hidup Miskin
Lihat Juga :