Kantongi Investasi Rp633 Triliun dari UEA, Bahlil: Ini Bukan Angka Kaleng Kerupuk

Kamis, 11 November 2021 - 13:36 WIB
Lebih lanjut Bahlil menerangkan, investasi dari UEA berfokus pada tiga poin yaitu investasi energi terbarukan, investasi membangun industri yang berbasis pengelolaan lingkungan yang baik dan investasi dengan kolaborasi yang baik.

"Investasi ini infrastruktur persoalan alat kesehatan data center di sektor hilirisasi dan energi baru terbarukan. USD44,6 miliar itu yaitu sebesar 13 miliar dolar untuk hiliriasis batu bara," katanya.

Dia menambahkan kepercayaan Uni Emirat Arab (UEA) semakin hari semakin baik. Bahkan, pernyataan UEA memuji undang-undang cipta kerja (Ciptaker) yang dibuat Indonesia sebagai upaya memudahkan investasi.

" Dimana Indonesia berubaha pasca berlakunya UU Ciptaker, ada kepastian dan transparasi serta kecepatan itu mulai terjadi ini. Ini bukan pekerjaan yang gampang dan harus kerja bersama," tandasnya.

Berdasarkan catatan Kementerian Investasi/BKPM, realisasi investasi asal PEA di Indonesia pada Januari-September 2021 sebesar USD7,8 juta. Sementara akumulasi realisasi investasi asal PEA di Indonesia tahun 2016-triwulan III 2021 mencapai USD250,7 juta dan berada pada peringkat ke-27.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!