Airlangga Sebut Tantangan Ekonomi 2022 seperti Tikungan Sirkuit Mandalika, Kok Bisa Begitu?
Kamis, 18 November 2021 - 14:01 WIB
"Kita lihat agenda politik akan terjadi 2024, dan akan masuk 2023. Ini menjadi kesempatan emas untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi di 2022," kata dia.
Pihaknya juga melihat sejumlah indikator perbaikan ekonomi semakin solid. Berdasarkan indeks keyakinan konsumen per Oktober 2021 sudah masuk dalam fase optimis atau berada di angka 113.4 lebih tinggi dibandingkan 95.5 pada September 2021.
Baca Juga: G-20: Mediator Pembangunan Ekonomi
"Selanjutnya penjualan eceran juga sudah naik ke 5.2 sehingga tentu dari segi sisi itu kita terlihat cukup baik. Kemudian kita lihat PMI Manufaktur juga sudah berada pada 57.2," kata dia.
Pihaknya juga melihat sejumlah indikator perbaikan ekonomi semakin solid. Berdasarkan indeks keyakinan konsumen per Oktober 2021 sudah masuk dalam fase optimis atau berada di angka 113.4 lebih tinggi dibandingkan 95.5 pada September 2021.
Baca Juga: G-20: Mediator Pembangunan Ekonomi
"Selanjutnya penjualan eceran juga sudah naik ke 5.2 sehingga tentu dari segi sisi itu kita terlihat cukup baik. Kemudian kita lihat PMI Manufaktur juga sudah berada pada 57.2," kata dia.
(nng)
Lihat Juga :