Garmen Impor Massal Murah Dianggap Matikan Produk Lokal

Jum'at, 19 November 2021 - 16:14 WIB
"Garmen impor massal ini yang menjadi masalah karena dijual di mana-mana, kemudian mereka masuk secara ilegal sehingga memukul industri garmen lokal," tuturnya.

Handaka pun meminta pemerintah untuk mengkaji ulang kebijakan pengenaan bea masuk tindakan pengamanan (BMTP) atas produk dan aksesoris pakaian bermerek. Pasalnya, saat ini besaran bea masuk dan pajak terhadap mereka dinilai sangat besar.

Baca juga: Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Wisata Kebugaran Akan Menembus di atas USD1.672 M

"Total sudah 45% biaya yang kami keluarkan. Ditambah pada waktu masuk ke mal ada PPN lagi untuk service dan rental 10%," ungkapnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!