Gandeng CrediBook, Pemkot Kediri Dorong UMKM Go Digital
Jum'at, 19 November 2021 - 17:25 WIB
"Kita bekerjasama dengan platform e-commerce untuk akselerasi pelaku UMKM onboarding di ekosistem digital. Kemudian terkait digitalisasi pembayaran, Pemkot Kediri juga bekerjasama dengan Bank Indonesia untuk terus memperluas penggunaan QRIS di kalangan pelaku UMKM," jelasnya.
Dia mengungkapkan masih banyak pelaku usaha di Kediri yang belum bisa memisahkan keuangan pribadi dan keuangan bisnis. Pencatatan keuangannya masih dijalankan secara manual di kertas.
Untuk itu, Pemkot Kediri berkolaborasi dengan CrediBook untuk mengatasi salah satu tantangan pengembangan UMKM terkait pengelolaan keuangan.
"Ketika skala bisnis makin besar dan order makin banyak, saya yakin pencatatan manual seperti itu tidak akan efektif lagi. CrediBook membuka kelas bagi pelaku UMKM, bagaimana mengelola dan mencatat keuangan secara proper agar bisnisnya makin profitable dan berkembang," tuturnya.
Ia berpesan agar para pelaku UMKM dapat terus mengembangkan sayap dan merubah strategi marketnya untuk go-digital. Abdullag berharap para pelaku UMKM di Kota Kediri bisa teredukasi dan terasah digital skill-nya dengan pelatihan- pelatihan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Kediri. "Semoga pelatihan ini tidak hanya kali ini, namun ada pelatihan-pelatihan lagi karena ada UMKM-UMKM yang belum mengerti. Mudah-mudahan kita bisa besar bersama-sama," ujarnya.
Lebih lanjut, CEO dan Co-Founder CrediBook Gabriel Frans berterima kasih atas sinergi bersama Pemerintah Kota Kediri yang memiliki visi sejalan untuk mengajak UMKM melek keuangan dan teknologi digital. "CrediBook bangga dapat bekerjasama dengan Pemerintah Kota Kediri dalam menghadirkan program pelatihan ini," kata dia.
Dia mengungkapkan masih banyak pelaku usaha di Kediri yang belum bisa memisahkan keuangan pribadi dan keuangan bisnis. Pencatatan keuangannya masih dijalankan secara manual di kertas.
Untuk itu, Pemkot Kediri berkolaborasi dengan CrediBook untuk mengatasi salah satu tantangan pengembangan UMKM terkait pengelolaan keuangan.
"Ketika skala bisnis makin besar dan order makin banyak, saya yakin pencatatan manual seperti itu tidak akan efektif lagi. CrediBook membuka kelas bagi pelaku UMKM, bagaimana mengelola dan mencatat keuangan secara proper agar bisnisnya makin profitable dan berkembang," tuturnya.
Ia berpesan agar para pelaku UMKM dapat terus mengembangkan sayap dan merubah strategi marketnya untuk go-digital. Abdullag berharap para pelaku UMKM di Kota Kediri bisa teredukasi dan terasah digital skill-nya dengan pelatihan- pelatihan yang diselenggarakan Pemerintah Kota Kediri. "Semoga pelatihan ini tidak hanya kali ini, namun ada pelatihan-pelatihan lagi karena ada UMKM-UMKM yang belum mengerti. Mudah-mudahan kita bisa besar bersama-sama," ujarnya.
Lebih lanjut, CEO dan Co-Founder CrediBook Gabriel Frans berterima kasih atas sinergi bersama Pemerintah Kota Kediri yang memiliki visi sejalan untuk mengajak UMKM melek keuangan dan teknologi digital. "CrediBook bangga dapat bekerjasama dengan Pemerintah Kota Kediri dalam menghadirkan program pelatihan ini," kata dia.
Lihat Juga :