Garuda Tutup Sebagian Rute Penerbangan, Pelita Air dan TransNusa Bakal Ambil Alih
Minggu, 21 November 2021 - 21:36 WIB
Sedangkan sepanjang 2019 Garuda Indonesia Group menerbangkan 210 pesawat dengan memiliki frekuensi penerbangan sebanyak 233.306 dengan jumlah total penumpang 31.894.383.
Alvin menambahkan, selain Pelita dan TransNusa, maskapai lain juga diprediksi akan berebut rute yang ditinggalkan Garuda. “Jadi yang kosong ini slot terbang meliputi ruang dan waktu yang disediakan di bandara. Ini juga akan menjadi rebutan karena selain rute, jadwal ini juga penting bagi daya tarik penerbangan,” tuturnya.
Baca juga: Penerbangan Internasional Garuda Dibabat, Tersisa Layanan Kargo
Saat ini maskapai yang mengoperasikan izin penerbangan niaga berjadwal atau sudah ada sebelumnya, diantaranya Lion Air, Batik Air, Wings Air, Sriwijaya Air, Citilink, AirAsia Indonesia serta NAM Air.
Terbaru, Pelita Air juga sudah mengantongi izin penerbangan berjadwal dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) namun belum menentukan rute karena masih harus mengurus sejumlah perizinan lainnya seperti sertifikat AOC atau izin terbang.
Alvin menambahkan, selain Pelita dan TransNusa, maskapai lain juga diprediksi akan berebut rute yang ditinggalkan Garuda. “Jadi yang kosong ini slot terbang meliputi ruang dan waktu yang disediakan di bandara. Ini juga akan menjadi rebutan karena selain rute, jadwal ini juga penting bagi daya tarik penerbangan,” tuturnya.
Baca juga: Penerbangan Internasional Garuda Dibabat, Tersisa Layanan Kargo
Saat ini maskapai yang mengoperasikan izin penerbangan niaga berjadwal atau sudah ada sebelumnya, diantaranya Lion Air, Batik Air, Wings Air, Sriwijaya Air, Citilink, AirAsia Indonesia serta NAM Air.
Terbaru, Pelita Air juga sudah mengantongi izin penerbangan berjadwal dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) namun belum menentukan rute karena masih harus mengurus sejumlah perizinan lainnya seperti sertifikat AOC atau izin terbang.
(ind)
Lihat Juga :