Jualan Minyak Goreng Curah Dilarang, Pedagang Pasar hingga Gorengan Angkat Bicara

Sabtu, 27 November 2021 - 17:55 WIB
Menurut dia saat ini harga minyak goreng baik yang curah maupun yang kemasan sama-sama memiliki harga yang relatif tinggi yang berakibat pada permintaan yang menurun.

"Sekarang melonjak naik harganya, sekarang saja jual sekitar Rp20 ribu per kilogram dulu itu Rp14 ribu smapai Rp16 ribu. Sekarang yang laris itu minyak kemasan diserbu pelanggan," lanjut Ganjar.

Ganjar menyebut kenaikan harga tersebut terjadi secara bertahap yang dimulai sejak tahun lalu dan tidak kunjung mengalami penurunan hingga saat ini. "Itu sudah agak lama sih, cuma naiknya bertahap, sejak tahun kemarin sampai tahun ini, harganya tidak pernah turun," tutur Ganjar.

Senada, pedagang lain bernama Yono justru menyambut baik jika minyak goreng curah akan dihilangkan dari pasar pada Januari mendatang. "Ya bagus ya, karena minyak kemasan itu kan lebih higenis, lebih bagus, minyak curah lagi naik terus, satu kilo Rp20 ribu," sambung Yono.

"Saya berharap sih kembali normal, saya lebih suka menjual minyak kemasan, karena lebih praktis," harap Yono.

Kenaikan minyak goreng saat ini direspons oleh salah satu pedagang minyak goreng curah bernama Hajiahgilah yang sudah berjualan minyak goreng lebih dari 30 tahun. Bisa dikatakan olehnya kalau harga minyak goreng kali ini menjadi yang termahal sejak dirinya berjualan di Pasar Kramat Jati.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!